Breaking News:

Berita Viral

VIRAL Video Game Luar Angkasa dari Jepang Bisa Bantu Mencegah Kebutaan, Ini Nama Permainannya

Jepang buat video game yang bisa mencegah kebutaan, permainan ini diberi nama Meteor Blaster .

Digital Trends
(Ilustrasi) Jepang luncurkan video game yang bisa mencegah kebutaan, bernama Meteor Blaster 

TRIBUNSTYLE.COM - Jepang buat video game yang bisa mencegah kebutaan, permainan ini diberi nama Meteor Blaster.

Di zaman yang semakin maju, banyak orang mencari hiburan lewat internet.

Selain bermain sosial media atau streaming film, banyak orang di dunia ini yang memanfaatkan waktu luang mereka dengan bermain game.

Karena aktivitas di depan gadget yang menyita waktu lama, sehingga membuat sebagian orang memiliki penglihatan yang menurun.

Tak jarang, juga ada yang sampai mengalami kebutaan.

Game bernama Meteor Blaster dapat mendeteksi glukoma
Game bernama Meteor Blaster dapat mendeteksi glukoma (Oddity Central)

Baca juga: Anak Menangis Terjepit di Celah Ranjang, Seorang Ayah Tak Peduli Karena Terlalu Asyik Main Game

Tetapi, baru-baru ini sebuah video game dari Jepang diciptakan untuk mengukur penglihatan pengguna dan membantu mendeteksi glaukoma.

Glukoma sendiri adalah suatu kondisi serius yang dapat menyebabkan kebutaan.

Menurut laporan Oddity Central, para ilmuwan di Fakultas Kedokteran Pascasarjana Universitas Tohoku bekerja sama dengan stasiun televisi Jepang Sendai Broadcasting untuk membuat game khusus yang dapat membantu meningkatkan penglihatan pengguna.

Video game ini diberi nama Meteor Blaster.

Video game itu tidak menyembuhkan miopia, tetapi dapat mendeteksi gejala awal glaukoma dan membantu mencegah kebutaan.

Canggihnya, pengguna hanya perlu bermain setidaknya selama 5 menit untuk tahu kondisi matanya, dikutip dari Kosmo, Rabu 7 September 2022.

Meteor Blaster adalah video game menembak luar angkasa, di mana tujuannya adalah untuk meledakkan meteor sambil mengumpulkan kekuatan dalam bentuk bola cahaya putih.

Data menunjukkan bahwa glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor satu di Jepang.

Diperkirakan sekitar 4,65 juta orang di negara itu menderita glaukoma.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved