Gegara Pengakuan Putri Candrawathi, Kesabaran Ayah Brigadir J Diuji: Nanti Terbukti Dipersidangan
Ayah Brigadir J yakni Samuel Hutabarat seolah sudah muak dengan pengakuan Putri Candrawathi soal pelecehan yang dialami sang mendiang.
Editor: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Istri dari Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi akhirnya buka suara soal tindakan pelecehan yang dilakukan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kepadanya.
Rupanya ada perbedaan lokasi pelecehan, jika Ferdy Sambo menyebut pelecehan terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, namun Putri Candrawathi justru mengaku pelecehan terjadi di Magelang.
Rupanya, perbedaan keterangan itu hanyalah perintah dari Ferdy Sambo untuk sang istri.
Ya, Ferdy Sambo meminta Putri Candrawathi untuk berbohong soal lokasi pelecehan.
Putri Candrawathi diminta Ferdy Sambo untuk mengakui tindakan pelecehan seksual dilakukan Brigadir J di rumah dinas merka di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Baca juga: Hari Ini Dipertemukan dengan Bharada E, Ferdy Sambo Diminta Diborgol & Tak Saling Pandang: Agar Aman
Fakta tersebut diungkap Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik.
Menurut Ahmad Taufan Damanik, Putri Candrawathi sempat mengubah keterangan soal lokasi terjadinya pelecehan tersebut.
Pelecehan sebetulnya terjadi di Magelang, tapi Ferdy Sambo menyuruh Putri untuk mengaku pelecehan tersebut terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Karena dia bilang sebetulnya yang terjadi (kekerasan seksual) itu di Magelang, 'saya disuruh (oleh Ferdy Sambo) untuk mengakui kejadian itu terjadi di Duren Tiga,'" kata Taufan dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, Senin (29/8/2022).
Meski demikian Taufan menilai jika keterangan Putri ini tidak bisa dibuktikan lebih lanjut karena keterangannya yang selalu berubah-ubah.
Sehingga menurut Taufan ini menjadi tugas penyidik untuk mendalami dan mencari bukti-bukti selain keterangan Putri terkait kebenaran dugaan pelecehan tersebut.
"Makanya saya kira, tugas penyidik saat ini mendalami dan mencari bukti-bukti selain keterangan (Putri)," imbuh dia.
Sementara itu, sebelumnya Ferdy Sambo juga mengaku kepada Komnas HAM bahwa yang melatarbelakanginya merencanakan pembunuhan pada Brigadir J adalah adanya tidakan tidak senonoh yang dilakukan ajudannya itu pada istrinya.
Ferdy Sambo juga mengaku geram atas tindakan Brigadir J tersebut hingga akhirnya melakukan penembakan.
"Kita tanya kenapa (melakukan pembunuhan), karena dia marah karena sesuatu yang menurut dia perbuatan yang tidak senonoh yang dilakukan Yoshua terhadap istrinya, itu versi dia," pungkas Taufan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/keluarga-brigadir-j-sindir-ferdy-sambo-dan-putri-candrawathi-yang-terus-bikin-drama.jpg)