Breaking News:

Sudah Mualaf Tapi Batal Dinikahi, Gadis Ini Masih Dikejar Mantan Karena HP: Katanya Kaya Kok Diminta

Setelah batal menikah dan putus, pria di Pekanbaru itu meminta handphone yang dulu dia berikan kepada si wanita hingga terjadi keributan.

Editor: Amirul Muttaqin
Instagram/@_areyouoke99
Pria di Pekanbaru meminta kembali handphone yang dia berikan ke mantannya yang batal dinikahi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah pernikahan yang gagal di Pekanbaru viral di media sosial.

Wanita yang sudah terlanjut jadi mualaf batal dinikahi gara-gara tak mau tinggalkan orangtua.

Setelah putus, mantan minta handphone yang dulu dia berikan untuk dikembalikan kepadanya.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Diceraikan Tanpa Tahu Penyebabnya, Wanita 22 Tahun Harus Rela Jadi Janda Anak Satu: Maafkan Ibu

Baca juga: Pengantin Minta Tamu Undangan Bayar Makanan yang Dihidangkan, Keluarga Malu: Dibilangin Malah Ngeyel

Pria di Pekanbaru minta kembali ponsel yang dia berikan ke mantannya yang gagal dinikahi.
Pria di Pekanbaru minta kembali ponsel yang dia berikan ke mantannya yang gagal dinikahi. (Instagram/@_areyouoke99)

Viral video memperlihatkan seorang pria ribut dengan mantan pacarnya di bioskop Mall Ciputra Seraya Pekanbaru.

Pria itu berniat meminta kembali handphone yang telah ia berikan kepada mantan pacarnya.

Diketahui, video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @_areyouoke99 pada Kamis (28/7/2022) lalu.

Dalam video itu nampak keributan di depan sebuah bioskop.

Seorang pemuda berusaha menarik tangan dan tas seorang perempuan muda.

Aksi tarik menarik itu pun sempat dilerai oleh security bioskop dan juga teman si pria.

Security meminta supaya masalah tersebut diselesaikan baik-baik.

Namun pria bernama Ardhi itu terus memberontak dan mengejar wanita yang ternyata mantannya.

"Kasih HPnya," teriak pemuda itu.

 Akibat kejadian ini, tangan wanita itu mengalami sejumlah luka di tangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved