Breaking News:

PENJELASAN Lengkap Cacar Monyet atau Monkeypox Kemenkes, dari Gejala hingga Pencegahan

Kemenkes merilis himbauan gejala dan cara pencegahan cacar monyet atau monkeypox, terkait himbauan WHO.

Editor: Dhimas Yanuar

TRIBUNSTYLE.COM - Simak penjelasan lengkap cacar monyet atau monkeypox Kemenkes.

WHO secara resmi menetapkan penyakit monkeypox atau cacar monyet sebagai bahaya global.

Pun demikian dengan Kemenkes yang merilis himbauan gejala dan cara pencegahannya.

Penyakit cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui binatang.

Baca juga: Kemenkes Tegaskan Belum Ada Kasus Cacar Monyet atau Monkeypox di Indonesia, Ini Penyebarannya

Baca juga: PENYAKIT Langka Cacar Monyet Capai Angka Ribuan, Ini Sejarah Asal-usul hingga Penyebaran Monkeypox

Lesi berwarna ungu dan gejala seperti cacar air ditemukan di sejumlah kasus. -- Penjelasan mengenai monkeypox atau cacar monyet, berikut asal-usul, gejala awal dan cara penyebarannya.
Lesi berwarna ungu dan gejala seperti cacar air ditemukan di sejumlah kasus. -- Penjelasan mengenai monkeypox atau cacar monyet, berikut asal-usul, gejala awal dan cara penyebarannya. (Spanish General Council of Official Podiatrist)

Dikutip dari laman Kemenkes, penyakit cacar monyet pertama kali ditemukan pada 1958.

Kasus temuan cacar monyet itu berada di Denmark, ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian, sehingga dinamakan 'monkeypox'.

Sedangkan untuk kasus pertama cacar monyet pada manusia (anak-anak) terjadi pada 1970.

Cacar monyet merupakan penyakit zoonosis, yaitu menular dari hewan kepada manusia.

Infeksi cacar monyet telah ditemukan pada banyak spesies hewan, di antaranya monyet, tikus Gambia, tupai, dan inang utama dari virus ini adalah rodent atau tikus.

Cara penularan cacar monyet melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi kulit hewan yang terinfeksi, dan mengonsumsi daging hewan liar terkontaminasi.

Sedangkan penularan yang terjadi antar manusia melalui kontak dengan sekresi pernapasan, lesi kulit dari orang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

Masuknya virus cacar monyet dapat melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau selaput lendir mata, hidung, atau mulut.

Lalu apa tanda dan gejala dari penyakit cacar monyet?

Gejala penyakit cacar monyet pada manusia:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved