Takut Nasibnya Tak Berubah, Jeje Slebew Minta Maaf Setelah Ngamuk di CFW : Aku Banyak Salah
Jeje Slebew artis Citayam Fashion Week minta maaf setelah video ngamuknya di viral di media sosial, kembaran Fuji mengaku banyak salah.
Editor: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Sosial media tengah dihebohkan dengan video seleb Citayam Fashion Week ( CFW) yakni Jeje Slebew yang marah-marah di tengah kerumunan SCBD.
Dilihat dari video yang beredar di media sosial, Jeje tampak mengenakan baju hitam dan tengah berjalan di kerumunan.
Jeje dikawal sejumlah pria yang terus berteriak-teriak minta dikasih jalan.
Diduga dalam kesempatan itu, banyak masyarakat yang ingin berfoto dengan Jeje.
Saking banyaknya, masyarakat yang datang justru tak memberi ruang untuk Jeje bisa lewat, hingga akhirnya remaja yang mengaku pacar dari Roy Citayam Fashion Week itu murka.
Hingga akhirnya, berbagai hujatan pun menghampiri Jeje.
Tak selang beberapa lama, Jeje meminta maaf atas kesalahan yang dia buat.
Baca juga: Heboh Jeje Slebew Marah-marah di Citayam Fashion Week, Elly Sugigi Minta Sadar Diri: Jangan Sombong
Baca juga: Jadi Artis Citayam Fashion Week, Jeje Slebew Lelah Diminta Foto Bareng, Beri Syarat untuk Penggemar

Melalui Instagram jejelinces, Jeje Slebew curhat panjang lebar tentang apa yang dialaminya saat ini.
"Jeje cuma mau ngucapin terima kasih banyak buat orang-orang yang di luar sana termasuk fans-fans Jeje, makasih banyak ya?," kata Jeje Slebew dikutip TribunStyle.com, Senin, (25/7/2022).
Ia mengatakan tanpa para penggemar dirinya hanya orang biasa saja.
"Tanpa kalian mungkin Jeje orang biasa saja.
Jeje bersyukur dan bangga sama kalian sudah bisa se korporatif ini dan selalu jaga Jeje baik jarak jauh dan jarak dekat," katanya,
Dia pun meminta maaf jika melakukan kesalahan.
"Jeje cuma mau minta maaf kalau sampai detik ini Jeje masih ada kesalahan.
Karena Jeje hanya manusia biasa seperti kalian, Jeje masih banyak salah dan dosa.
Namun Jeje ingin merubah itu semua menjadi Jeje yang lebih baik lagi.
Jadi tolong maafin perilaku Jeje yang lalu-lalu yang mungkin mengganggu karir Jeje yang sekarang dan juga masih banyak lagi keselahan-kesalahan Jeje yang lain, Jeje minta maaf sebesar-besarnya," katanya.
Dara cantik ini mengatakan dirinya ingin mengubah nasibnya dan membuka lembaran baru kehidupannya.
"Doain yaa semoga Jeje bisa jadi pribadi yang lebih baik untuk ke depannya.
Karena Jeje mau ngerubah nasib Jeje dan juga mau ngubah pola pikir mindset Jeje yang lalu biarlah di buang dan buka lembaran yang baru.
Jadi sebisa mungkin Jeje lukis lembaran pribadi baru ini dengan baik dan tidak di coret seperti yang lalu lalu," katanya.
Dirinya meminta Jelovers dan Jejlinces untuk selalu memberi dukungan kepadanya.
"Sekali lagi terima kasih Jelovers & Tim Jejelinces & Juga orang-orang yang masih ada di luar sana, Jeje bangga sama kalian! tetap support Jeje teruss yaa, karena cuma kalian doang yang Jeje punya," kata Jeje.
Ia mengaku saat ini hanya punya nenek yang selalu mendukungnya.
"Selebihnya Jeje cuma punya nenek kesayangan Jeje, seorang yang kasih cintanya gak akan pernah bisa ditandingi siapapun! sisa nya hati Jeje untuk kalian para orang baik-baik di luar sana.
Sekian dan terima kasih, salam damai cinta dan kasih sayang dari Jeje Slebeww," tuturnya.
Seperti diketahui, dalam video yang beredar, Jeje tampak berjalan dan dijaga oleh beberapa pria untuk menembus kerumunan di daerah Dukuh Atas yang kini ramai disebut sebagai Citayam Fashion Week.
Diduga masyarakat yang tengah berkerumun itu sedang berebutan untuk foto bareng dengan Jeje.
Bukannya bisa foto bareng, Jeje justru kesulitan lewat di antara kerumunan orang, Jeje tampak emosi dan berteriak.
Baca juga: Nasib Bonge Citayam Fashion Week, Kelelahan Imbas Kebanjiran Endorse, Ibunda Pilu: Hampir Pingsan
Baca juga: Outfit Jeje dan Paula di Citayam Fashion Week, Beda Kelas Bak Langit & Bumi: Cincin dari Ring Motor

"Minggir, nanti foto tapi minggir dulu," teriaknya dikutip TribunStyle,com, Senin, (25/7/2022).
Kemudian seorang pria yang berada tepat di sebelah Jeje tampak berusaha menenangkan Jeje dengan mendekapnya sambil terus berusaha membuka jalan.
Memang, dalam video tersebut terlihat lautan manusia memenuhi jalan yang kini ramai dijadikan ajang membuat konten, baik foto dan video.
Namun, video Jeje marah-marah tersebut langsung menuai cibiran dari warganet.
Jeje dinilai sombong karena merasa telah menjadi artis.
Di lain sisi, artis Elly Sugigi memberi pesan untuk Jeje dan juga para 'artis' Citayam Fashion Week lainnya.
Mulanya, Elly menjajal catwalk Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta.
"Daripada tauran, daripada balapan motor gajelas, mending begini kita nunjukin fashion kita seperti apa, seperti Citayam Bojong gede, Depok maaf ya itukan pinggiran banget, apa salahnya ke kota untuk menunjukan bahwa kita bisa," kata Elly Sugigi dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews, Senin, (25/7/2022).
Mengenai fenomena Citayam Fashion Week, Elly Sugigi bangga pada remaja yang membuat viral hingga menjadi sorotan media baik nasional atau internasional.
Maka itu, ia berpesan untuk para remaja viral seperti Jeje, Bonge, Roy, dan lainnya agar tidak sombong setelah namanya melejit.
"Gua punya pesen, bagi yang naik di fashion week ini, jangan pernah sombong dengan media, jadi kalau kalian naiknya dari sini, inget dulu kita siapa, kembali kepada siapa, jangan lupakan itu," pungkas Elly.
Sebagai tambahan, Citayam Fashion Week yang hadir di Jakarta banyak menuai perhatian para netizen, warga Jakarta pun merasa tidak terganggu dengan hadirnya fenomena viral tersebut.
Istilah Citayam Fahsion Week sendiri muncul ketika banyak konten video tiktok yang mengabadikan momen anak muda yang sedang asyik nongkrong di seputaran kawasan Sudirman, Jakarta, dengan menggunakan gaya busana yang kasual dan trendy.
Berawal dari konten biasa yang dibuat oleh segerombolan remaja anak muda di area tersebut, ternyata fenomena ini menjadi viral dan menjadi sorotan internasional.
(Bangkapos/Teddy)
Artikel ini diolah dari Bangkapos dengan judul: Jeje Slebew Curhat Minta Maaf dan Minta Dukungan, Dia Hanya Punya Nenek Kesayangan yang Mendukungnya