DETIK-DETIK Eril Terseret Arus Sungai Aare, Anak Ridwan Kamil Teriak 'Help', Warga Sekitar Bantu Ini
Sebelum hilang di Sungai Aare, Emmeril Kahn Mumtadz memastikan dulu 2 orang kelompoknya naik ke daratan. Nahas, ia justru terseret arus dan teriak.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUSTYLE.COM - Detik-detik Emmeril Kahn Mumtadz terseret arus Sungai Aare dibeberkan pihak keluarga.
Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut ternyata memastikan terlebih dahulu dua orang dari kelompoknya selamat.
Belum sempat ikut naik ke daratan, Emmeril Kahn Mumtadz justru terseret arus dan berteriak, seperti apa?
Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dalam hal ini diwakili Elpi Nazmuzaman bercerita detik-detik terakhir keponakannya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, sebelum memilih berenang di Sungai Aare, Kamis (26/5).
Menurut Elpi, Emmeril atau Eril berenang bersama adiknya Zara dan teman mereka yang telah lama tinggal di Swiss.
Kata Elpi, keponakannya itu merupakan sosok teladan, peduli, dan memiliki jiwa sosial tinggi.
Baca juga: POTRET Emmeril Kahn Sebelum Terseret Arus Sungai Aare, Putra Ridwan Kamil Pakai Kaus Biru, Tersenyum
Baca juga: Emmeril Kahn Belum Ditemukan, Ridwan Kamil Ikut Telusuri Sungai Aare Cari Sang Putra, Buat Analisa

Sebagai anak muda yang sehat, pandai berenang, dan pemegang sertifikat selam, Elpi mengatakan sebelum berenang keponakannya memastikan kondisi arus air tidak berbahaya dan menentukan titik mana saja untuk turun ke air dan naik dari air.
Diputuskan Eril dan rombongan tidak loncat dari jembatan.
Kemudian titik turun ke sungai di area yang bertangga.
Eril dan rombongan memilih di titik di mana ada lansia dan anak-anak yang berenang dengan asumsi titik tersebut tidak berbahaya.
Sebagai orang yang berpengalaman di air, kata Elpi, keponakannya memutuskan untuk turun ke sungai paling pertama guna memastikan kelompoknya aman.
"Beliau turun paling duluan, menjaga kelompoknya," kata Elpi di gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (28/5).
Kemudian, setelah memastikan dua orang anggota kelompoknya selamat sampai di atas, kembali ke darat, kata Elpi, keponakannya tiba-tiba terseret arus dan sempat berteriak meminta tolong.
Teriakannya didengar warga sekitar yang lalu melaporkan kejadian itu ke polisi air.
"Eril berteriak 'help', keluarga yang ada di pinggir berupaya menolong. Teriakan 'help' terdengar warga di pinggir sungai dan memberi tahu polisi. Di hilir, posisinya polisi sudah tahu (akan ke mana)," tutur Elpi.