5 Museum Sejarah Peradaban Islam Termegah dan Lengkap di Dunia, di Kairo hingga Paris
Koleksinya bikin takjub, ini 5 museum sejarah peradaban Islam yang megah dan lengkap di berbagai negara, Mesir hingga Prancis.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Koleksinya bikin takjub, ini 5 museum sejarah peradaban Islam yang megah dan lengkap di berbagai negara, Mesir hingga Prancis.
Ketika ingin menengok tentang sejarah, museum adalah salah satu tempat yang tepat.
Lewat museum, orang bisa mempelajari sejarah, termasuk sejarah peradaban Islam.
Dalam perjalanannya, peradaban Islam sendiri telah meninggalkan banyak sejarah di berbagai belahan dunia.
Tidak hanya di Arab Saudi, museum sejarah peradaban Islam juga berdiri megah di negara lain, termasuk di Eropa.
Bahkan, museum-museum ini memiliki koleksi yang lengkap dan bikin takjub.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah 5 museum sejarah Islam yang megah dan punya koleksi lengkap.
Baca juga: Mengintip Potret Keindahan Masjid Biru Turki, Kembaran Hagia Sophia Bernama Blue Mosque
Baca juga: Pesona Hagia Sophia, Bangunan Sejarah Turki yang Gelar Sholat Tarawih Kembali Setelah 88 Tahun
1. Museum of Islamic Art - Kairo, Mesir
Terletak di Kairo, Mesir, Museum of Islamic Art merupakan salah satu museum sejarah Islam yang terlengkap di dunia.
Koleksinya sangat lengkap dan unik, dari kayu langka dan artefek plester, keramik, hingga benda-benda tekstil dari peradaban Islam.
Selama bertahun-tahun, museum telah memamerkan sekitar 2.500 artefak di 25 galeri meskipun memiliki lebih dari 102.000 objek.
Salah satu artefaknya yang paling menonjol adalah manuskrip Al Quran langka dengan beberapa kaligrafi yang ditulis dengan tinta perak.
2. Aga Khan Museum - Toronto, Kanada
Museum sejarah Islam lengkap juga ada di Toronto, Kanada, yakni Aga Khan Museum.
Ini adalah museum yang terdiri dari seni Islam dan seni Iran.
Aga Khan Museum menampung koleksi seni dan warisan Islam yang dikumpulkan dari semua periode sejarah Islam.
Itu termasuk koleksi pribadi Yang Mulia Aga Khan, Institut Studi Islam di London, serta Pangeran dan Putri Sadruddin Aga Khan.
Beberapa koleksi yang tersimpan di museum ini antara lain salinan paling awal dari Avicenna's Qanun fi’l-Tibb (The Canon of Medicine), tertanggal 1052, dan sebuah halaman dari Blue Quran yang luar biasa, tertanggal abad ke-9-10.
3. Turkish and Islamic Arts Museum - Istanbul, Turki
Museum sejarah Islam megah dan lengkap berikutnya ada di Istanbul, Turki.
Namanya adalah Turkish and Islamic Arts Museum.
Dibangun pada tahun 1524, dulunya bangunan ini adalah Istana Pargali Ibrahim Pasha.
Museum ini menampung koleksi kaligrafi Islam terkemuka, ubin, permadani, dan tampilan etnografis di berbagai budaya Turki.
Ada pula berbagai peninggalan sejarah dari salah satu kerajaan Islam terbesar, Kerajaan Ottoman.
4. Museum of Makkah - Arab Saudi
Bicara soal Islam, tentu Mekah, ibu kota Arab Saudi, tak ketinggalan.
Ada satu museum peradaban Islam yang patut dikunjungi saat ibadah haji atau umroh, yakni Museum of Makkah.
Bangunan ini memiliki tujuh ruang yang memajang sampel pintu-pintu Kabah, foto-foto langka, hingga manuskrip Al Quran.
Museum of Makkah juga menyimpan informasi tentang formasi geologi di wilayah itu, permukiman manusia awal, evolusi naskah kaligrafi Arab, serta karya seni Islam seperti keramik, perhiasan, sampai koin.
5. Musee du Louvre, Paris, Prancis
Rupanya, koleksi peninggalan peradaban Islam juga terdapat di Paris, Prancis, tepatnya di Musee du Louvre.
Bangunan ini sangat ikonik dan selalu menarik perhatian wisatawan mancanegara, salah satunya adalah penampilan unik piramida kaca.
Koleksi seni Islam merupakan departemen terbaru dari Museum Louvre, yang mencakup masa selama 13 abad dan 3 benua.
Desain arsitektur terperinci, keramik, tekstil, manuskrip, ukiran batu dan gading, logam dan kerajinan kaca semuanya merupakan bagian dari koleksi yang bervariasi.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/al-quran-koleksi-aga-khan-museum-toronto.jpg)