Aturan dan Tata Cara Puasa Syawal 6 Hari, Haruskah Bayar Utang Puasa Ramadhan Terlebih Dahulu?
Saat menjalankan puasa syawal dan puasa qadha, banyak umat muslim yang masih ragu, mana jenis puasa yang harus didahulukan?
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Setelah selesai puasa di bulan Ramadhan, kini kita dihadapkan dengan puasa di bulan syawal.
Berbeda dengan Ramadhan yang memang hukumnya wajib, puasa syawal ini tergolong sunnah.
Jangan asal melakukan, karena ada aturan untuk melakukan puasa syawal.
Saat menjalankan puasa syawal dan puasa qadha, banyak umat muslim yang masih ragu, mana jenis puasa yang harus didahulukan?
Baca juga: Keutamaan dan Niat Puasa Syawal, Sehari Setelah Lebaran Idul Fitri, Bak Puasa Setahun
Hukum puasa syawal selama enam hari di bulan syawal sendiri merupakan sunah.
Pahala puasa syawal setara dengan puasa selama setahun.
Adapun ketentuan puasa syawal yakni dimulai dari tanggal 2 syawal.
Puasa syawal boleh dilakukan secara berurutan atau berseling hari, yang penting masih di bulan syawal.
Lantas, sebaiknya membayar utang puasa Ramadan atau puasa syawal dulu?
Dilansir laman bali.kemenag.go.id, menurut para ulama sebagai berikut:
"Jika seseorang tidak berpuasa di bulan Ramadan karena ada udzur, misalnya karena sakit atau karena haid, maka boleh langsung berpuasa enam hari di bulan syawal."
"Adapun bagi orang yang sengaja tidak berpuasa di bulan Ramadan, padahal tidak ada udzur, maka haram baginya berpuasa enam hari di bulan syawal sebelum mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkannya."
Disebutkan dalam kitab Hasyiatul Jamal'ala Syarh Al-Minhaj:
"Jika seseorang sengaja tidak melakukan puasa Ramadan, maka haram baginya melakukan puasa enam hari bulan syawal, selain (mengganti) puasa Ramadan. Hal ini karena dia wajib mengganti puasa Ramadan dengan segera."
Dikutip dari laman sumsel.kemenag.go.id, sebaiknya orang yang memiliki utang puasa Ramadhan membayarnya di bulan syawal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/puasa-syawal-di-bulan-syawal.jpg)