Sosok Ade Armando, dari Kiprah Politik, Karier, hingga Pernah Laporkan Prabowo Subianto
Sosok Ade Armando korban massa pemukulan demo 11 April, dari kiprah politik, karier, hingga pernah laporkan Prabowo Subianto.
Editor: Dhimas Yanuar
Mengutip situs PDDikti, ia meraih gelar S1 hingga S3-nya di UI.
Ade lulus dan berhasil meraih gelar S1 pada 1988.
Lalu, di tahun 1883 ia mendapatkan gelar S2-nya dan lulus S3 pada 2006.
Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Ade pernah menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama sang istri.
Ia juga tercatat pernah tergabung dengan harian Republika dan menempati posisi sebagai redaktur.
Namun, Ade memutuskan mundur dari surat kabar tersebut pada 1998 karena merasa tertekan pengaruh politik.
Berikut ini riwayat karier Ade Armando:
- Anggota Redaksi Jurnal Prisma (1988-1991);
- Redaktur Penerbitan Buku LP3ES (1991-1993);
- Redaktur Harian Republika (1993-1998);
- Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran transnasional, Taylor Nelson Sofres (1998-1999);
- Direktur Media Watch & Consumer Center (2000-2001);
- Anggota Kelompok Kerja Tim Antardepartemen RUU Penyiaran, Kementrian Negara Komunikasi dan Informasi (2001);
- Ketua Program S-1 Ilmu Komunikasi FISIP UI (2001-2003);
- Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews (2001-2002);
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ade-armando.jpg)