Berkaca-kaca, Ifan Seventeen Ceritakan Momen Pilu Mengenali Mayat Dylan Sahara Korban Tsunami
Ifan Seventeen mengalami nasib nahas saat mengisi acara di Pantai Tanjung Lesung, Ifan ceritakan momen pilu saat mengenali mayat Dylan Sahara.
Penulis: Eri Ariyanto
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Mengaku tidak pingsan saat bertemu mayat Dylan, Ifan justru pilih meluapkan rasa kangen dengan bercerita
Ia menceritakan kejadian yang ia alami selama insiden Tsunami di hadapan mayat istrinya.
"Cuman kondisinya selama pernikahan gue nggak pernah lost komunikasi, jadi lebih ke kangen,"
"Jadi ketika ketemu Alhamdulillah gue seneng terus gue cerita 'yang aku tiga hari lo nyariin kamu'," ujar Ifan.
Merasa aneh dengan yang dilakukan Ifan pada mayat Dylan, Denny selaku host kemudian bertanya.
"Kan udah meninggal?," tanya Denny.
Menurut Ifan, saat itu ia mengaku sangat kangen dengan Dylan lantaran sudah terpisah selama tiga hari.
"Lo tahu nggak sih gimana rasanya lo kehilangan tempat lo cerita tiga hari, terus ketemu, gue nggak tahu ya tapi (saat itu) gue cerita karena kangen," kata Ifan.
Hingga Ifan sampai sempat dikira gila oleh tim dokter yang ada di sana.
"Kayaknya tim dokter ngirain gue gila, gue cerita sambil pegang tangannya," ujar Ifan.
Setelah meluapkan cerita pada istrinya saat itu, barulah Ifan tidak sadarkan diri.
"Begitu udah selesai mau dimandiin, gue keluar di situ baru gue pingsan," tutupnya.
Dirinya menjelaskan jika sudah tiga hari tak tidur, yang membuatnya pingsang.
(TribunStyle.com/Eri Ariyanto)
Baca juga artikel terkait Ifan Seventeen lainnya di sini >>
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ifan-menceritakan-momen-pilu-saat-mengenali-mayat-dylan-sahara.jpg)