Ramadhan 2022
Dianjurkan Nabi Muhammad, Berikut Manfaat Makan Kurma saat Buka Puasa
Kurma adalah sumber karbihidrat sederhana yang sangat baik dikonsumsi karena cepat mengganti energi yang hilang selama puasa.
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Kurma adalah sumber karbohidrat sederhana yang sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa.
Karbohidrat sederhana biasanya akan cepat mengganti energi yang hilang.
Apa saja manfaat makan kurma saat buka puasa?
Baca juga: 7 Cara Memilih Produk Segar dan Sehat di Supermarket, Salmon, Kurma, Hingga Ubi Bit
Baca juga: MENU Sahur dan Buka Puasa Ramadhan yang Sehat ala Dokter Zaidul Akbar, Anti Gemuk atau Sakit Perut
Kurma adalah salah satu buah khas yang kerap dihidangkan saat berbuka puasa.
Kurma juga sering dikonsumsi sebagai makanan ringan.
Buah kecil asal Timur Tengah yang kerap jadi anjuran pertama saat berbuka puasa ternyata punya manfaat baik bagi kesehatan.
Mengandung kalori, karbohidrat hingga antioksidan, kurma disebut mampu menggantikan energi tubuh yang hilang selama berpuasa.
"Kurma adalah sumber karbohidrat sederhana yang sangat baik dikonsumsi saat awal berbuka.
Karbohidrat sederhana biasanya akan cepat mengganti energi yang hilang.
Untuk itu, konsumsi kurma sangat dianjurkan," ungkap Mirthasari Palupi SST, M. Kes., Ahli Gizi dari Akademi Gizi Karya Husada Kediri, Minggu (3/4/2022).
Menurutnya, saat berbuka puasa hendaknya konsumsi makanan secara bertahap dan pelan-pelan.
Yang pertama harus dikonsumsi adalah air putih.
Sebab, air putih disebut dapat menteralkan tubuh dan memberi hidrasi setelah puasa seharian.
Setelah minum air putih, kurma bisa dikonsumsi segera.
Saat berpuasa, sisa-sisa karbo yang tersimpan dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen akan dipecah. Kemudian, glikogen yang sudah dipecah akan bekerja memenuhi kebutuhan energi harian.
"Saat berbuka dan sahur nanti kita makan kemudian makanan diolah tubuh, cadangan glikogen yang dipecah tadi kembali terisi.
Digunakan untuk cadangan makanan dalam tubuh.
Maka dari itu penting mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti kurma.
Sebab, proses penyerapannya cepat," tambahnya.
Perempuan yang akrab disapa Upi tersebut menambahkan, kendati kurma baik dikonsumsi sebagai makanan pembuka, ia mengimbau supaya tak berlebihan.
"Konsumsinya wajar saja, misal seperti yang dianjurkan dalam jumlah ganjil.
Bisa 3,5 atau 7.
Jangan karena kurma ini baik lalu satu kotak isi 500gram dihabiskan semua.
Itu namanya balas dendam.
Apapun yang berlebihan tidak baik," jelasnya.
Baca juga: 5 Varisi Menu Sahur dari Bahan Telur yang Mudah dan Cepat Dibuat, Termasuk Omelet hingga Oral-arik
Baca juga: Apa Keutamaan yang Didapat dengan Melakukan Sahur? Jangan Sepelekan, Ini Penjelasan Buya Yahya
Setelah konsumsi kurma dan memberi jeda tubuh untuk mengenali makanan setelah puasa seharian, Upi menyarankan untuk menyegerakan makan.
Makanan dengan gizi seimbang sangat disarankan.
"Karena saat puasa tubuh kehilangan banyak energi.
Makan makanan dengan gizi seimbang dan minum air yang cukup.
Supaya tubuh tetap bugar," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kurma-di-indonesia.jpg)