Breaking News:

Kebakaran Hutan Merajalela di Chernobyl, Wakil PM Ukraina: Ini Ancaman Serius

Sekitar 25.000 hektar area hutan di dekat Chernobyl telah terlahap habis oleh kobaran api. Wakil PM Ukraina ungkap ancaman terjadinya bencana nuklir.

Penulis: Abi Rizki Alviandri
Editor: Ika Putri Bramasti
Sergei Supinsky/AFP
Sekitar 25.000 hektar area hutan di dekat Chernobyl telah terlahap habis oleh kobaran api. Hal tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana nuklir. 

TRIBUNSTYLE.COM - Dilansir dari Daily Mail, sekitar 25.000 hektar area hutan di dekat Chernobyl telah terlahap habis oleh kobaran api.

Pemerintah Ukraina mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi akibat aktivitas militer Rusia.

Hal tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana nuklir.

Sentimen ini diungkapkan oleh Wakil Perdana Menteri Ukraina, Irina Vereshchuk.

asdad
Irina Vereshchuk (frontnews.eu)

Baca juga: Ukraina Sebut Ada Peningkatan Level Radiasi di Chernobyl, Rusia Tegas Beri Bantahan

"Dalam konteks keselamatan nuklir, tindakan tentara Rusia yang tidak bertangungg jawab menghadirkan ancaman yang sangat serius, tidak hanya bagi Ukraina saja melainkan juga ratusan juta orang Eropa." ungkap Vereshchuk, dikutip dari Daily Mail (28/03/2022).

Rusia mengambi alih area Chernobyl dari tangan Ukraina pada bulan Februari lalu.

Sejak saat itu, orang-orang khawatir akan terulangnya bencana radiasi nuklir seperti pada tahun 1986.

Kekhawatiran ini menguat usai pemerintahan Ukraina melaporkan adanya kenaikan level radiasi di lingkungan sekitar aktivitas militer Rusia.

Akan tetapi, pihak Rusia tak pernah membenarkan klaim tersebut.

Tentara Rusia masih menggunakan daerah Chernobyl sebagai jalur transportasi persenjataan.

Padahal, masih banyak sisa-sisa bahan radioaktif yang tersimpan di sana.

Meskipun selama ini kondisinya relatif aman, kebakaran hutan yang terjadi dapat mengubah hal itu.

"ini dapat berujung pada tersebarnya sejumlah besar debu radioaktif dan kontaminasi." ucap Vereschuk.

Baca juga: UPDATE Operasi Militer Rusia Hari Ke-32, Rusia Serang Lviv, Serangan Balik Ukraina, Pidato Biden

Chernobyl telah dikuasai oleh Rusia, pengambil alihan ini menimbulkan rasa cemas terjadinya kecelakaan nuklir kedua.
Lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl (Sergei Supinsky/AFP)

Belum lagi, cuaca kering dan angin kencang terus meningkatan intensitas api.

Kalau tidak segera ditangani, Vereshchuk takut hal ini akan menyebabkan kerusakan pada fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir dan juga limbah nuklir di Chernobyl.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
ChernobylUkrainaRusia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved