Breaking News:

BANK Indonesia Diretas Hacker, 74 GB Data Bocor, Apa Itu Ransomeware Conti yang Serang BI?

Bank Indonesia kena hack Ransomeware Conti, 74 GB data sudah bocor, Indonesia darurat keamanan siber?

Kompas.com/Robertus Belarminus
Bank Indonesia kena hack Ransomeware Conti, 74 GB data sudah bocor, Indonesia darurat keamanan siber? 

TRIBUNSTYLE.COM - Bank Indonesia kena hack Ransomeware Conti, 74 GB data sudah bocor, Indonesia darurat keamanan siber?

Serangan hacker atau peretas yang menyerang Bank Indonesia disebut makin parah.

Dalam sebuah laporan, dilansir dari akun Twitter DarkTracer menyebutkan data yang awalnya bocor 487 MB kini mencapai 74 GB.

Baca juga: YouTube Hotman Paris Kena Hack, Sang Pengacara Beri Peringatan Tegas, Bakal Seret ke Ranah Hukum?

Baca juga: Cara Aman dari Hacker, Aktifkan Fitur Autentikasi Dua Langkah di Facebook, WhatsApp dan Instagram

Bank Indonesia kena hack Ransomeware Conti, 74 GB data sudah bocor, Indonesia darurat keamanan siber?
Bank Indonesia kena hack Ransomeware Conti, 74 GB data sudah bocor, Indonesia darurat keamanan siber? (Twitter: DarkTracer_int)

Dalam twitnya akun tersebut memaparkan:

"Geng ransomware Conti terus mengunggah data internal Bank Indonesia.?"

"Kebocoran pertama adalah data 487MB tetapi sekarang mencapai 74GB."

"PC (komputer) internal yang disusupi diperkirakan berjumlah 16 pada awalnya, dan sekarang meningkat menjadi 237."

Akun tersebut mengonfirmasi kebocoran data Bank Indonesia kini lebih luas dari yang sebelumnya.

Sebelumnya Bank Indonesia atau BI membenarkan sebanyak 16 komputer di cabang Bengkulu mengalami serangan ransomware dan kebocoran data.

--

Dilansir dari Kompas.com, Bank Indonesia membenarkan adanya upaya serangan ransomware Conti pada Desember 2021.

Meskipun demikian, BI memastikan tidak ada data strategis yang terdampak atau berhasil diretas.

"Bank Indonesia menyadari adanya upaya peretasan berupa ransomware pada bulan lalu. Tidak ada data yang diretas," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dikutip Kompas.com, Jumat (21/1/2022).

Kronologi kejadian Dikutip dari Kompas.id, Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Anton Setiawan mengatakan, insiden peretasan terjadi pada Desember 2021.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved