Lanjutan Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Bahagia Aset Tersangka Bakal Disita: Ini Kabar Menyenangkan
Nirina Zubir dan sang kakak, Fadhlan Karim bersyukur atas perkembangan kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya.
Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Nirina Zubir dan sang kakak, Fadhlan Karim bersyukur atas perkembangan kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya.
Artis Nirina Zubir tiba-tiba menyambangi Polda Metro Jaya hari ini, Senin, 20 Desember 2021.
Tak sendiri, dia datang bersama sang kakak, Fadhlan Karim.
Kedatangan mereka adalah untuk memantau kasus dugaan mafia tanah yang dilaporkan beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, belum lama ini Nirina Zubir melaporkan mantan ART yakni Riri Khasmita dan kawan-kawannya yang diduga menggelapkan aset-aset ibunda Nirina yang totalnya ditaksir mencapai Rp 17 miliar.
Baca juga: 4 Artis yang Pernah Ditipu Orang Terdekat di 2021, Ada Nirina Zubir yang Rugi hingga Rp 17 Miliar
Baca juga: Reaksi Nirina Zubir Dilaporkan Balik Sang ART Riri Khasmita Atas Tuduhan Penyekapan: Nggak Takut

"Datang ke sini cuma ngecek aja menanyakan perkembangan kasus yang kami laporkan ini.
Alhamdulillah ada perkembangan yang baik dari penyidik," kata Nirina Zubir dikutip TribunStyle,com dari kanal YouTube Star Story, Senin, 20 Desember 2021.
Menurut Nirina, pihak berwajib akan menyita aset tersangka sebagai bentuk tindak lanjut laporannya.
Adapun penyitaan itu terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan tersangka karena ada dugaan aliran dana ke aset milik tersangka.
"Alhamdulillah, kabarnya akan dilakukan penyitaan aset dan bisnis dari tersangka dalam waktu dekat.
Ini update yang menyenangkan buat kami," ucapnya.
"Apa yang kami curigakan akan adanya aliran dana dan mulai ada proses penyitaan memang terbukti semua dugaan kami," imbuhnya.
Tetapi Nirina masih belum membeberkan aset apa saja yang bakal disita oleh pihak berwajib.
Tetapi, dia memastikan rencana penyitaan itu benar-benar akan dilakukan.
"Belum, belum tau, maksudnya begini, kami enggak ingin kasih tahu dulu, kami nggak mau ngomongin sekarang ini takutnya besok orang yang sedang menduduki aset atau segala macam langsung hati-hati kan," ujarnya.