Breaking News:

Hiburan Korea

IVE Tersandung Kontroversi, Disebut Rasis Terhadap Budaya India: Jangan Boikot Mereka

IVE adalah rookie paling viral akhir-akhir ini. Tetapi grup tersebut baru-baru ini juga terjebak kontroversi.

Penulis: Vidya Audina Gesty Arinda
Editor: Delta Lidina Putri
Twitter @IVEstarship
IVE tersandung kontroversi, disebut rasis dengan budaya India 

TRIBUNSTYLE.COM - Tidak lama setelah debut mereka, anggota IVE telah terjebak dalam kontroversi. 

IVE adalah rookie paling viral akhir-akhir ini, tidak hanya grup tetapi seluruh anggota juga menjadi pusat diskusi online.

Selain reaksi positif terhadap jajaran visual yang cantik, IVE juga terjerat dalam beberapa kontroversi.

Itu di antaranya mengenai pakaian dan sikap mereka saat tampil.

Baru-baru ini, kelompok tersebut mendapat kecaman atas tindakan yang dikatakan mengejek tarian dalam budaya Desi.

Kontroversi anggota IVE
Kontroversi anggota IVE (KBIZoom)

Baca juga: PECAH Rekor IVE Jadi Girl Group K-Pop Pendatang Baru Tercepat yang Menang Hanya 7 Hari Setelah Debut

Baca juga: KBS Gayo Festival 2021 Siapkan Panggung Megah, Ada Kolaborasi Girl Group Red Velvet hingga IVE

Secara khusus pada 11 Desember, Starship meng-upload di video di belakang layar MV 'IVE-ELEVEN.'

Bagian pertama dari video hanya menunjukkan kerja sama tim yang baik dan momen-momen lucu di antara para anggota selama pembuatan video klip debut mereka.

Namun, di paruh kedua video, penggemar melihat sesuatu yang menurut mereka 'mengganggu,' dilansir oleh KBIZoom.

Saat itu leader Yujin meletakkan tangannya di bawah dagu Rei, dan anggota Jepang itu mulai mengikuti lelucon itu dengan menggerakkan kepalanya ke sesuai lagu 'Dduru dduru ddu.'

Yujin dan Rei kemudian mulai tertawa bersama. 

Yujin dan Rei yang memulainya terlebih dahulu, di menit berikutnya, Rei meletakkan tangannya di bawah dagu Wonyoung yang berdiri di sampingnya, yang mendapat reaksi serupa dari Wonyoung.

Ketiga member terlihat ceria sambil bercanda. 

Momen ini dengan cepat menyedot perhatian netizen di dua platform media sosial, Twitter dan TikTok. 

Bagi orang-orang dari negara-negara Asia Selatan (termasuk India), gerakan kepala pada musik 'dduru' berasal dari tarian tradisional India dan harus dihormati, bukan dijadikan lelucon. 

Meskipun beberapa penggemar merasa bahwa IVE tidak bermaksud jahat dengan lelucon mereka, beberapa netizen lain merasa kesal.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Tags:
IVErasisIndia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved