Virus Corona
Obat Covid-19 Molnupiravir, Inggris Setujui Pemakaian, Indonesia Kapan? Cara Kerja Beda dari Vaksin
Pil minum untuk mengobati Covid-19 Molnupiravir dari Merck, Inggris setujui pemakaian, Indonesia kapan? Begini cara kerjanya.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Pil minum untuk mengobati Covid-19 Molnupiravir dari Merck, Inggris setujui pemakaian, Indonesia kapan? Begini cara kerjanya.
Pandemi Covid-19 di dunia sendiri masih banyak terjadi.
Hingga saat ini hanya vaksin yang menjadi salah satu penghalau menyebarnya virus corona Covid-19.
Namun beruntung para peneliti dan pabrik farmasi telah menemukan obat minum pil Covid-19 terbaru bernama Molnupiravir.
Obat berjenis pil buatan perusahaan farmasi Amerika Serikat, Merck ini telah mendapat persetujuan Inggris sebagai obat Covid-19 pertama yang bisa diminum.
Persetujuan Inggris dikeluarkan pada Kamis (4/11/2021) dan menjadikannya negara pertama di dunia yang menyetujui penggunaannya, dilansir dari Kompas.com.
Bisakah pil Molnupiravir menggantikan vaksin Covid-19?
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Menurun, Satgas Ingatkan Sub Varian Delta Masih Ada dan Lebih Menular
Baca juga: SEGERA Daftar! Pentingnya Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Pakai Sinovac, Dijamin Aman
Cara kerja dan pemakaian pil Covid -19 molnupiravir
Pil molnupiravir bekerja dengan mengurangi kemampuan virus untuk bereplikasi, sehingga memperlambat penyakit.
MHRA (Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris) mengatakan bahwa pil Covid Merck molnupiravir "aman dan efektif untuk mengurangi risiko rawat inap dan kematian, pada orang dengan Covid-19 ringan hingga sedang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah".
Berdasarkan data uji klinis, pil Covid Merck ini paling efektif bila diminum saat tahap awal infeksi, dan MHRA menyarankan agar digunakan dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.
Pil Covid Merck molnupiravir sudah diizinkan digunakan pada orang yang memiliki setidaknya satu faktor risiko untuk mengembangkan penyakit parah, termasuk obesitas, usia tua, diabetes, dan penyakit jantung.
Inggris, pada 20 Oktober mengumumkan telah memesan 480.000 dosis Molnupiravir.
Regulator obat di Amerika Serikat dan Uni Eropa juga memulai evaluasi obat Covid-19 ini.
Merck telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah lain, termasuk AS, yang merencanakan pembelian 1,7 juta dosis jika pil molnupiravir disetujui oleh regulator.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/singapura-malaysia-bakal-pesan-obat-covid-19-molnupiravir-apa-indonesia-akan-ikut-pakai.jpg)