Breaking News:

Lawan Covid19

PPKM Level 3 di Jakarta Lebih Lama daripada Daerah Lain, Satu Faktor Ini Jadi Penyebab

Mengapa Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia alami PPKM level 3 lebih lama ketimbang wilayah lainnya? Hal ini jadi faktor utama.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus corona, penyebab Jakarta lama memberlakukan PPKM level 3 

TRIBUNSTYLE.COM - Mengapa Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia alami PPKM level 3 lebih lama ketimbang wilayah lainnya? Hal ini jadi faktor utama.

Satgas Covid-19 mengungkapkan alasan mengapa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Jakarta lebih lama ketimbang daerah lainnya.

Alexander Ginting, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, mengatakan PPKM level 3 di Jakarta lebih lama karena cakupan vaksinasi di wilayah sekitarnya belum maksimal.

Pasalnya vaksinasi merupakan salah satu instrumen penting bagi pemerintah membuat kebijakan terkait pelonggaran level pada PPKM.

"Pelonggaran akan berjalan sesuai dengan pencapaian dari levelnya. Levelisasi itu ada artinya, dari yang tinggi menjadi rendah, dimana ukurannya positiviy rate, jumlah kasus baru, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit menjadi ukuran. Termasuk pencapaian vaksinasi," ujar Alex di FMB 9, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: AMANKAN Pelaksanaan Acara Besar & Keagamaan dari Penyebaran Covid-19, Pemerintah Tekankan 5 Hal Ini

Baca juga: ANGIN SEGAR, Satgas Covid-19 Sebut Terjadi Penurunan Kasus Cukup Besar Satu Minggu Terakhir

Alex mengatakan PPKM di Jakarta lebih lama, karena daerah Bogor, Tangerang, Bekasi vaksinasinya belum sesuai dengan apa yang ditargetkan pemerintah.

Sementara vaksinasi merupakan salah satu komponen penyangga.

Kendati virus sudah bisa dikendalikan, memenuhi cakupan vaksinasi lebih dari 80 persen menjadi tugas bersama, baik pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk membantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi, agar perekonomian perlahan tapi pasti kembali berjalan.

"Tidak boleh ada yang ketinggalan. No one left behind. Termasuk disabilitas dan lansia. Ini menjadi tugas kita bersama," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved