Kisah Heldy Djafar, Cinta Terakhir Bung Karno Asal Borneo, Meninggal pada 10 Oktober 2021
Inilah kisah Heldy Djafar, istri terakhir Soekarno yang meninggal pada 10 Oktober 2021.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Presiden Soekarno menaiki anak tangga Istana melalui barisan Bhineka Tunggal Ika yang sudah rapi berbaris dan berdiri di setiap anak tangga.
Bung Karno menaiki anak tangga satu persatu sambil melihat ke kanan dan ke kiri.
Tepat saat mendekati barisan di belakang Heldy, ia menyapa dengan caranya yang khas.
Mulai dari situ, pertemuan antara Soekarno dan Heldy berlanjut.
Pernah sekali waktu, Heldy diminta menampilkan tari lenso.
Ia takut melakukan kesalahan saat lenso dengan presiden.
Untungnya, selama di Jakarta, ia pernah diajari menari lenso oleh kakaknya.
Heldy lalu duduk di kursi yang letaknya persis di belakang presiden.
Selama ini siapapun yang dipilih Bung Karno untuk menari lenso, selalu duduk di dekatnya.
Saat berlenso dimulai. Bung Karno mulai mengajak Heldy.
Menikah dengan Bung Karno, Hanya Bertahan 2 Tahun
Heldy Djafar dinikahi Bung Karno pada tahun 1966.
Kala itu, Bung Karno berusia 65 tahun, sedangkan Heldy 18 tahun.
Sayangnya, pernikahan mereka tak bertahan lama, hanya sekitar dua tahun.
Sebab, kala itu, situasi politik semakin tak menentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sosok-heldy-djafar-istri-terakhir-bung-karno.jpg)