Breaking News:

China Batasi Anak-anak Main Game HP & PC Seminggu Hanya 3 Jam, Apakah Indonesia Harus Mengikuti?

China bakal batasi anak-anak main game HP dan PC seminggu hanya 3 jam, apakah Indonesia harus mengikuti?

Digital Trends
China bakal batasi anak-anak main game HP dan PC seminggu hanya 3 jam, apakah Indonesia harus mengikuti? 

TRIBUNSTYLE.COM - China bakal batasi anak-anak main game HP dan PC seminggu hanya 3 jam, apakah Indonesia harus mengikuti?

Berkembangnya teknologi bak pedang bermata dua bagi semua orang.

Ada yang kalut hingga ada yang beradaptasi.

Seperti berbagai permainan dalam HP dan komputer yang kini semakin nge-tren, anak-anakpun mengikuti.

Namun salah satu negara maju di Asia yaitu China, sepertinya siap membangun peraturan baru untuk membatasi candu game online yang begitu besar ini.

Baca juga: 3 Perbedaan Free Fire MAX dengan Free Fire Versi Biasa, Tampilan Grafis Lebih Baik, Efek Lebih Hidup

Baca juga: MOBA 5 vs 5 Pokemon Unite Sudah Pre-Order di Android & iOS iPhone, Siap Saingi Mobile Legends?

Liquid, Luxxy, Microboy, Zuxxy dan Ryzen siap bertarung dalam kejuaraan PUBG Mobile untuk membawa nama Indonesia.
Liquid, Luxxy, Microboy, Zuxxy dan Ryzen siap bertarung dalam kejuaraan PUBG Mobile untuk membawa nama Indonesia. (Instagram @BTR_Liquidd)

Pemerintah tampaknya bertujuan untuk menetapkan batas permainan tiga jam per minggu untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Menurut peraturan baru yang diterbitkan oleh Administrasi Pers dan Publikasi Nasional China, yang dilansir dari GizmoChina & CNBC pada Kamis (2/9/2021), pemerintah akan menindak lebih lanjut game online untuk anak-anak di China.

Berita itu datang sebagai pukulan terbaru bagi industri game lokal negara itu dan pemain terkenalnya seperti Tencent dan NetEase.

Selain itu, aturan baru juga menyebabkan ketidakpastian dengan investor, dengan perusahaan game China melihat pukulan dalam nilai saham mereka.

Sesuai peraturan baru, individu di bawah usia 18 tahun di negara tersebut hanya akan diizinkan bermain video game online satu jam sehari, antara pukul 20:00 hingga 21:00 pada akhir pekan dan hari libur resmi lainnya.

Badan tersebut mengutip keselamatan kesehatan fisik dan mental anak-anak sebagai alasan di balik aturan baru ini.

Khususnya juga akan berlaku untuk perusahaan yang menyediakan layanan game online untuk anak di bawah umur tersebut.

Tentu peraturan baru ini juga mengharuskan mereka untuk membatasi layanan mereka kepada pengguna di luar jam yang ditentukan.

Selain itu, perusahaan juga tidak akan diizinkan untuk memberikan layanan kepada pengguna yang belum masuk dengan pendaftaran nama asli atau KTP.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved