Breaking News:

Pandemi

Vaksin Sputnik V Sudah Dapat Izin BPOM, Efek Samping Ringan, Ini Syarat untuk Bisa Mendapatkannya

Vaksin Sputnik V dari Rusia sudah disetujui, inilah syarat-syarat untuk bisa mendapatkan suntikan vaksin itu.

GridHealth
Syarat agar bisa mendapatkan suntikan vaksin Sputnik V Rusia. 

TRIBUNSTYLE.COM - Vaksin Sputnik V dari Rusia sudah disetujui, inilah syarat-syarat untuk bisa mendapatkan suntikan vaksin itu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan persetujuan terhadap satu produk vaksin Covid-19 yang baru, yaitu vaksin Sputnik V dari Rusia pada Selasa (24/8/2021).

Pemerintah Indonesia kembali menambah daftar panjang penggunaan jenis vaksin Covid-19.

Sebelumnya, BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap 6 (enam) jenis vaksin, yaitu Sinovac (CoronaVac), vaksin Covid-19 Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Comirnaty (Pfizer).

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 pada warga saat vaksinasi Covid-19 keliling Polda Metro Jaya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2021) malam. Polda Metro Jaya menggelar vaksinasi Covid-19 keliling di kawasan titik pembatasan mobilitas saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro guna mempercepat target pemerintah menjalankan program vaksinasi Covid-19.
Syarat untuk bisa mendapatkan vaksin Sputnik V. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca juga: Ada Hijau, Kuning dan Merah, Inilah Arti Warna Hasil Scan QR Code pada Sertifikat Vaksin Covid-19

Baca juga: APAKAH Wanita yang Sedang Haid Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19? Hindari Jika Ada Gejala Ini

Berdasarkan data uji klinik fase 3 menunjukkan vaksin Covid-19 Sputnik V memberikan efikasi sebesar 91,6 persen.

Lantas, apa saja syarat penerima vaksin Sputnik V dari Rusia?

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, vaksin Sputnik V diperuntukkan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas.

"Vaksin Sputnik untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular dengan dosis 0,5 ml," kata Wiku dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/8/2021).

Wiku mengatakan, penyuntikan vaksin Sputnik dilakukan dua kali dalam rentang waktu 3 minggu.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengumumkan bahwa semua vaksin Covid-19 buatan Rusia aman digunakan oleh para penderita diabetes dan penyakit jantung atau kardiovaskular.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved