Breaking News:

Pandemi

RAHASIA Sistem Kekebalan Tubuh Anak-anak Terhadap Infeksi Covid-19, Lebih Siap Hadapi Serangan

Kebanyakan anak-anak justru terkena infeksi virus corona yang ringan, tidak seperti para orangtua yang lebih berisiko.

Editor: Delta Lidina Putri
Pixabay
Kebanyakan anak-anak justru terkena infeksi virus corona yang ringan, tidak seperti para orangtua yang lebih berisiko. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ditemukan cukup bukti, kebanyakan anak-anak justru terkena infeksi virus corona yang ringan, tidak seperti para orangtua yang lebih berisiko.

Hal ini menimbulkan tanda tanya mengenai sistem kekebalan yang terbentuk di tubuh anak-anak.

Para ilmuwan dan ahli kesehatan anak dari berbagai belahan dunia akhirnya menyimpulkan, sistem kekebalan anak tampaknya lebih siap menghadapi serangan virus corona daripada orang dewasa berkat sel-sel saluran pernapasan bagian atas mereka yang selalu siaga tinggi seperti pasukan pembasmi virus yang selalu berjaga.

6 Fakta Terbaru Tentang Virus Corona
Anak-anak lebih kebal terhadap virus corona. (kolase TribunStyle.com)

Baca juga: Pemerintah Resmi Izinkan Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Siswa & Anak-anak Jelang Sekolah Tatap Muka

Baca juga: Ada Hijau, Kuning dan Merah, Inilah Arti Warna Hasil Scan QR Code pada Sertifikat Vaksin Covid-19

Para peneliti menemukan bahwa jika terjadi infeksi, anak-anak dapat dengan cepat melawan virus sebelum berkembang biak secara besar-besaran.

Ini mungkin juga menjelaskan mengapa anak-anak jauh lebih kecil kemungkinannya dibandingkan orang dewasa untuk sakit parah akibat Covid-19, seperti yang dilaporkan para peneliti dari Universitas Berlin dan Heidelberg dalam jurnal ilmiah Nature Biotechnology pada bulan Agustus 2021.

Para penulis mengatakan temuan itu dapat membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut mengenai apakah para ilmuwan dapat secara preemtif merangsang tanggapan protektif pada pasien yang berisiko untuk menawarkan tingkat perlindungan yang sama kepada anak-anak ketika terpapar virus.

“Kami ingin memahami mengapa pertahanan virus tampaknya bekerja jauh lebih baik pada anak-anak daripada orang dewasa,” jelas Irina Lehmann, kepala kelompok Epidemiologi Molekuler di Institut Kesehatan Berlin (BIH) di rumah sakit Charite Berlin.

Untuk mencari jawaban, para ilmuwan mengambil beberapa sel dari lendir hidung dari 42 anak-anak yang sehat dan terinfeksi dan 44 orang dewasa.

Mereka kemudian menganalisis, antara lain, aktivitas gen tertentu dalam sel individu.

 

Untuk dapat melawan virus dengan cepat, apa yang disebut reseptor pengenalan pola harus diaktifkan, para peneliti menjelaskan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved