Pernah Dibully, Chacha Frederica Takut hingga Nangis, Pembully Akhirnya Minta Maaf: setelah 16 Tahun
Chacha Frederica mengaku ketakutan hingga nangis gara-gara dibully. Chacha ungkap pembully akhirnya minta maaf setelah 16 tahun.
Penulis: Heradhyta Amalia
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Reporter: Heradhyta Amalia
TRIBUNSTYLE.COM - Chacha Frederica mengaku ketakutan hingga nangis gara-gara dibully. Chacha ungkap pembully akhirnya minta maaf setelah 16 tahun.
Wynne Frederica atau lebih dikenal Chacha Frederica memiliki pengalaman pahit.
Pasalnya, Chacha merasakan dibully saat duduk di bangku sekolah.
Pembullyan itu membuat aktris 31 tahun merasa ketakutan saat di sekolah.
Tak hanya itu, istri Bupati Kendal ini juga selalu menangis selepas pulang sekolah.
Hal itu dibeberkan Chacha saat menjadi bintang tamu di acara Kopi Viral, pada Jumat (6/8/2021).
Baca juga: Hanya Hitungan Hari Akhirnya Negatif Covid-19, Chacha Frederica Cerita Ikhtiarnya untuk Sembuh
Baca juga: ABAIKAN Lelah, Aksi Suami Chacha Frederica Masih Berseragam Bupati Bantu Mandikan Anak Banjir Pujian
“Waktu umur 13 atau 12 tahun, waktu itu aku dibully banget, parah.
Aku kalau mau masuk sekolah itu benar-benar kayak gemeter, takut, kalau pulang sekolah nangis-nangis terus,” beber Chacha Frederica.
Chacha pun sangat ingin mengenyam pendidikan tanpa adanya bullyan.
Kendati demikian, ibu satu anak ini harus merasakan pembullyan itu selama 3 tahun.
“Aku pengen di sekolah tuh kayak anak normal biasa, punya temen, bisa duduk-duduk di sekolah.
Tapi aku nggak bisa ngerasain itu, selama tiga tahun menyiksa banget,” sambungnya.
Meski merasakan hal menyakitkan di usia remaja, Chacha mengungkap pembully dirinya telah meminta maaf.
Bahkan, pembully mengaku kesalahan hingga juga menemui mama untuk meminta maaf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/chacha-frederica-kabarkan-sudah-negatif-covid-19.jpg)