Pelajaran Sekolah
Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Alam, Ulah Manusia Jadi Penyebab Utama Celakanya Dunia
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan alam disebabkan oleh dua hal, yaitu bencana alam dan aktivitas manusia.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Dilansir dari International Union for Concervation of Nature, dalam 500 tahun terakhir, aktivitas manusia diketahui telah memaksa 869 spesies di alam punah. Spesies hewan yang terancam punah meningkat dari 5.205 menjad 8.462 sejak tahun 1996.
- Kelebihan penduduk
Semakin banyak penduduk, maka semakin luas permukaan bumi yang dibutuhkan untuk tinggal dan semakin besar sumber daya alam yang harus dieksploitasi.
Kelebihan penduduk membuat manusia harus menggunduli hutan untuk menjadikannya pemukiman juga pertanian agar mencukupi kebutuhan.
Semakin banyak penduduk, semakin banyak air yang dibutuhkan.
Sehingga eksploitasi air tanah dilakukan besar-besar dan dapat mengganggu siklus air hingga tanah ambles karena kosongnya batuan akuifer di bawah tanah.
- Polusi
Polusi adalah masalah terburuk yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Sampah, limbah, serta gas berbahaya yang masuk ke lingkungan termasuk polusi.
Plastik adalah jenis polusi terbesar yang dihasilkan manusia yaitu sekitar 300 juta ton sampah plastik setiap tahunnya.
Berdasarkan data, sebanyak 60 persen dari jumlah tersebut berakhir ke pembuangan sampah dan sebagian besar ke lautan.
Disadur dari WWF Ausralia sekitar 100.000 mamalia laut mati setiap tahunnya akibat polusi plastik dan 56 persen spesies yang masih hidup diperkirakan telah mengonsumsi plastik secara tidak sengaja.
Fakta tersebut hanya satu jenis polutan plastik saja. Faktanya kegiatan manusia menciptakan berbagai polutan misalnya sampah elektronik dan limbah kimia berbahaya.
Limbah kimia berbahaya hasil industri menjadi salah satu faktor kerusakan alam yang langsung berdampak pada kesehatan makhluk hidup di sekitarnya.
Baca juga: Makin Parah, Simak Bahaya Polusi Suara Bagi Manusia dan Hewan, Picu Penyakit Jantung
Baca juga: Tak Cuma Jakarta, Polusi Hilang dari India setelah Lockdown, Himalaya Terlihat Megah dari 200 Km!
- Pembakaran bahan bakar fosil
Minyak dan batu bara menopang sebagaian besar kebutuhan energi di dunia.
Sedang keduanya adalah bahan bakar fosil yang pembakarannya mengemisikan gas rumah kaca.
Gas rumah kaca yang dihasilkan membetuk efek rumah kaca, membuat panas terperangkap di atmosfer tanpa bisa dipantulkan ke ruang angkasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-polusi-udara.jpg)