Tren Wanita
Minim Risiko Penyakit Jantung, Ini 5 Cara Diet Aman: Mediterania hingga Clean Eating
Berikut 5 cara diet aman yang minim penyakit jantung: mediterania hingga clean eating.
Editor: Suli Hanna
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut 5 cara diet aman yang minim penyakit jantung: mediterania hingga clean eating.
Diet merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapat tubuh ideal.
Namun tak semua metode diet aman untuk kesehatan.
Bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung, melakukan diet tentu butuh ekstra hati-hati.
Diet bagi pemilik riwayat penyakit cukup berisiko, karena jika salah metode diet justru akan membahayakan dan membuat penyakit jantung menjadi lebih parah.
Baca juga: 6 Buah yang Lezat dan Segar, tapi Sebaiknya Dihindari selama dalam Program Diet, Apa Saja?
Baca juga: Hati-hati Tren, 4 Metode Diet Ini Dikenal Bahaya, Bukannya Badan Ideal Malah Bisa Timbulkan Masalah
Tenang, Sahabat NOVA tetap bisa melakukan diet meski memiliki riwayat penyakit jantung kok, caranya dengan memperhatikan pada apa yang bisa dimakan, bukan pada apa yang dilarang.
Beberapa rekomendasi diet untuk penderita penyakit jantung yang dikutip dari Heathline ini bisa dicoba.
1. Diet Mediterania
Diet Mediterania mengadaptasi pola makan tradisional di Yunani dan Italia Selatan pada 1960-an.
Dilansir dari heart.org, diet Mediterania adalah diet yang terinspirasi dari kebiasaan makan orang-orang di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania.
Mengutip dari The Mediterranean Diet and Cardiovascular Health, diet mediterania dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Diet Mediterania berfokus pada lemak sehat, kacang-kacangan, ikan, dan biji-bijian, sayur, buah serta minyak nabati seperti minyak zaitun sebagai pengganti mentega.
Menurut penelitian, diet Mediterania menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen.
2. Diet DASH
Dietary approaches to stopping hypertension (DASH) ialah pola makan yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah.
Diet DASH fokus pada makanan nabati bersamaan dengan daging tanpa lemak serta pada pengurangan natrium dalam tubuh.
Menurut studi, DASH dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 20 persen.
Tak hanya itu DASH juga dapet mengurangi 19 persen risiko stroke dan 18 persen risiko diabetes tipe dua.
3. Plant-based Eating
Plant-based eating ialah pola makan nabati yang berfokus pada buah-buahan dan sayuran.
Menurut penelitian yang berjudul Plant‐Based Diets Are Associated With a Lower Risk of Incident Cardiovascular Disease, Cardiovascular Disease Mortality, and All‐Cause Mortality in a General Population of Middle‐Aged Adults, metode diet plant-base eating ini mampu memperbaiki kinerja dan kesehatan jantung.
Baca juga: Apakah Minum Susu Beruang Bisa Bikin Gemuk? Tak Perlu Khawatir, Intip Manfaatnya Bagi yang Diet
4. Clean Eating
Yang dimaksud clean eating atau makan bersih yakni mengurangi asupan garam, gula tambahan, dan lemak jenuh yang sering ditemukan dalam makanan olahan.
Memang bukan diet dengan aturan khusus, clean eating merupakan istilah yang lebih sering digunakan ketika membahas kebiasaan makan.
Orang yang menganut pola makan clean eating akan menghindari makanan yang melalui proses pengolahan.
5. Diet TLC
TLC merupakan kepanjangan dari The Therapeutic Lifestyle Changes atau dalam bahasa Indonesia berarti perubahan gaya hidup terapeutik.
Mengutip dari Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH), diet TLC untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Diet TLC merekomendasikan jumlah asupan serat, juga stanol atau sterol yang ada di buah, sayur, gandum utuh, kacang, dan biji-bijian agar kebutuhan stanol dalam tubuh terpenuhi.
Nah bagaimana dengan Sahabat NOVA, apa sudah memilih mana diet yang tepat?
Artikel ini telah tayang di Nova.ID dengan judul Rekomendasi 5 Cara Diet Aman dengan Minim Risiko Penyakit Jantung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/diet_20170730_081030.jpg)