Breaking News:

Virus Corona

Fakta Infeksi Jamur Hitam yang Menyerang Pasien Covid-19, dari Gejala hingga Cara Pencegahan

Berikut fakta terkait jamur hitam atau mucormycosis yang menyebar di India.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Amirul Muttaqin
Shutterstock/stockpexels
Ilustrasi mukormikosis. Usai Covid-19, seorang pria di India terinfeksi mukormikosis yang disebabkan oleh jamur hitam. Penyakit ini menyerang daerah mata 

Dilansir dari BBC, penyebab munculnya jamur ini adalah penggunaan steroid yang tinggi.

Steroid digukana untuk mengurangi peradangan di paru-paru pada perawatan pasien Covid-19, dan tampaknya membantu menghentikan kerusakan yang terjadi ketika siste kekebalan tubuh bekerja berlebihan untuk melawan virus corona.

Akan tetapi, mereka juga mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah, baik bagi penderita diabetes maupun pasien non-diabetes Covid-19.

Kadar gula yang meningkat kemudian memuculkan jamur hitam tersebut.

Mucormycosis bisa mempengaruhi hidung, mata, bahkan hingga otak.

Biasanya, jamur ini menyerang setelah 12-18 hari pemulihan dari Covid-19.

Hampir setengah kasus infeksi jamur hitam di India terkena saat mereka masih menerima perawatan Covid-19.

Ilustrasi jamur hitam mucomycosis
Ilustrasi jamur hitam mucomycosis (IST)

Gejala Jamur Hitam atau Mucormycosis

Dikutip dari cdc.gov, berikut adalah gejala yang dialami:

Gejala mucormycosis rhinocerebral (sinus dan otak) meliputi:

- Pembengkakan wajah satu sisi

- Sakit kepala

- Hidung atau sinus tersumbat

- Lesi hitam di batang hidung atau bagian dalam mulut bagian atas yang dengan cepat menjadi lebih parah

- Demam

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/4
Tags:
Covid-19virus coronajamur hitamAnggie IrfansyahmucormycosisIndia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved