Pelajaran Sekolah
Jadi Alat Perlindungan Diri Saat Diserang, Ternyata Ini Alasan Kenapa Tinta Cumi Berwarna Hitam
Jadi ciri khas diri, ternyata ini alasan kenapa tinta cumi berwarna hitam.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Jadi ciri khas diri, ternyata ini alasan kenapa tinta cumi berwarna hitam.
Cumi-cumi termasuk kelompok hewan Cephalopoda.
Ciri khas kelompok hewan ini ialah kantong tinta yang terdapat di tubuhnya.
Kantong tersebut akan menghasilkan tinta yang digunakan sebagai alat pertahanan dan perlindungan diri.
Dikutip dari Healthline, ketika cumi dan kelompok Cephalopoda lainnya merasa terancam, mereka akan menyemprotkan tinta hitam ke arah predator untuk mengaburkan pandangannya dan setelah itu mereka melarikan diri.
Cumi-cumi termasuk olahan makanan laut yang cukup digemari di Indonesia dan negara lainnya.
Baca juga: Heboh Cumi-cumi Raksasa Tertangkap Oleh Nelayan, Besarnya Melebihi Ukuran Orang Dewasa!
Baca juga: Habis Makan Seafood Mentah, Ditemukan Sperma Cumi-cumi di Mulut Wanita Korea Selatan
Tidak sedikit pula, hewan laut ini diolah bersamaan dengan tintanya.
Olahan ini cukup populer di Jepang dan Mediterania. Bahkan setelah diolah pun, warna tintanya masih tetap hitam.
Mengapa tinta cumi berwarna hitam?
Dilansir dari The Guardian, mayoritas tinta hewan Cephalopoda, termasuk cumi, mengandung melanin, beberapa enzim untuk produksi melanin, katekolamin, peptidoglikan, asam amino bebas serta logam.
Melanin merupakan pigmen alami yang hampir dimiliki di seluruh tubuh makhluk hidup, termasuk manusia.
Pada manusia, pigmen ini mempengaruhi warna kulit, rambut serta mata.
Melanin di tubuh manusia terbentuk oleh melanosit.
Sama seperti manusia dan makhluk hidup lainnya, melanin juga mempengaruhi warna tinta pada cumi dan hewan Cephalopoda lainnya.
Melanin merupakan senyawa utama bagi cumi dan hewan Cephalopoda untuk menghasilkan tinta hitam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ini-alasan-mengapa-tinta-cumi-berwarna-hitam.jpg)