Tamara Bleszynski Bagikan Sembako Selama 3 Hari, Siap Dipenjara Jika Terjadi Kerumunan: 'Aku Rela'
Tamara Bleszynski akan bagi-bagi sembako selama 3 hari berturut-turut, ia siap dipenjara jika aksinya itu menimbulkan kerumunan.
Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Amirul Muttaqin
Maka dari itu, ia membatasi bingkisan sembako yang dibagikan setiap harinya.
“Berbagi Gratis 10 bingkisan pangan sederhana berisi: beras, minyak dan letur; Senin, 19 Juli sampai dengan Rabu di @tehmanisbali pukul 12.00,” ungkap Tamara Bleszynski.
Wanita kelahiran 25 Desember 1974 itu juga mengungkapkan alasan kenapa ia hanya menyediakan sepuluh sembako setiap harinya.
Menurutnya, kemampuannya saat ini hanya bisa memberikan bantuan sepuluh sembako selama tiga hari.
“Mengapa hanya 10 per hari? Karena pada saat ini hanya ini yang kumampu,” tutur Tamara Bleszynski.
Bahkan, Tamara Bleszynski menyampaikan jika bantuan sembako tersebut bukan dari dirinya saja tapi juga dari teman dan anaknya.
“Dan itu juga sudah dibantu teman-teman dan anakku, terimakasih yah anakku dan sahabat-sahabatku sayang,” tambahnya.
Alasan lainnya adalah Tamara Bleszynski tidak ingin menimbulkan kerumunan, sehingga ia berharap semuanya aman dari virus Covid-19.
“Biar kamu nggak berkerumun dan kita bisa berbagi secara sehat dan sesuai dengan prokes (Protokol Kesehatan)” ujar Tamara.
Mengakhiri unggahannya, Tamara Bleszynski mengajak masyarakat untuk tetap semangat berbagi untuk yang membutuhkan.
“Tetap semangat berbagi pangan yah di tempat mu dan sekitar,” tandas Tamara Bleszynski.
Tamara Bleszynski Buka Suara Soal Agamanya
Sementara itu di lain sisi, ibunda Teuku Rasya itu baru saja buka suara terkait agama yang ia anut saat ini.
Seperti diketahui, selama ini banyak warganet yang penasaran dengan keyakinan Tamara Bleszynski.
Seolah tak ingin membuat publik makin penasaran, artis 46 tahun itu akhirnya buka suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tamara-bleszynski_20180606_151010.jpg)