Breaking News:

Wanita yang Sedang Haid Boleh Lakukan Beberapa Amalan, Termasuk Berdzikir, Benarkah?

Meski sedang haid, segala kebaikan memuji Allah dan Rasulullah tetap bisa dilakukan, termasuk berdzikir.

Freepik.com
Amalan Wanita Haid yang bisa dilakukan, salah satunya berdzikir. 

Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,

ومن المعلوم أن الحاج يقوم بكثير من الأذكار مثل التلبية، ومثل الذكر والدعاء في عرفة، والذكر في أيام منى، والدعاء بعد الرمي من الجمار، والذكر والدعاء في المشعر الحرام

Seperti yang kita tahu, bahwa jamaah haji melakukan banyak dzikir (selama di tanah suci), seperti membaca talbiyah, dzikir dan doa di arafah, dzikir ketika di Mina, doa setelah melempar jumrah, atau dzikir dan doa di al-Masy’ar al-Haram (Muzdalifah). (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 34948)

Berdzikir bisa dilakukan meski sedang haid.
Berdzikir bisa dilakukan meski sedang haid. (Freepik/wayhomestudio)

Baca juga: Inilah Dzikir yang Dibaca Pagi Hari, Lengkap Tulisan Arab, Latin & Arti, Diamalkan Saat Masuk Subuh

Baca juga: 7 Amalan Tetap Bisa Dilakukan Wanita Haid di Bulan Ramadhan 2020: Berdoa, Beramal & Menuntut Ilmu

Imam Ibnu Baz mengatakan,

الحائض مشروع لها ما يشرع لغيرها من ذكر الله عز وجل، تسبيحه وتحميده وتهليله وتكبيره، والاستغفار والتوبة وسماع القرآن ممن يتلوه، وسماع العلم والمشاركة في حلقات العلم، سماع ما يذاع من حلقات العلم، وحلقات القرآن والاستفادة من ذلك، مثل غيرهن

Wanita haid dianjurkan untuk berdzikir sebagaimana manusia yang lainnya, seperti membaca tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar, bertaubat, mendengarkan al-Quran dari orang yang membacanya, ikut kajian, atau mendengarkan rekaman kajian ilmu atau tafsir, atau yang lainnya.

Kemudian beliau membawakan dalil,

النبي صلى الله عليه وسلم قال للحائض: (افعلي ما يفعله الحاج غير أن لا تطوفي في البيت حتى تطهري) فأمرها المرأة أن تفعل مثل ما يفعله الحجاج من التلبية، والذكر، وسائر الوجوه الشرعية ما عدا الطواف، فدل ذلك على أنها مثل غيرها، ترمي الجمار، تلبي، تذكر الله، تسبح، تحمد، تهلل، تستغفر

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang wanita haid: ” Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji selain dari melakukan thawaf di Ka’bah hingga engkau suci.”

Beliau memerintahkan wanita haid untuk melakukan kegiatan sebagaimana yang dilakukan jamaah haji lainnya, berupa talbiyah, dzikir, atau amal sunah lainnya, selain thawaf.

Ini menunjukkan bahwa wanita haid, statusnya sama seperti yang lainnya.

Dia melempar jumrah, melantunkan talbiyah, berdzikir, bertasbih, bertahmid, tahlil, atau beristighfar.

(TribunStyle.Com/Putri Asti)

Baca artikel terkait dzikir lainnya di sini...

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved