Breaking News:

Virus Corona

WASPADA Virus Corona Varian Delta Disebut Sudah Masuk Indonesia, Kenali Gejalanya

Pandemi virus corona masih belum berakhir, kini varian baru virus corona dikabarkan sudah menyebar di Indonesia.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
freepik.com
Ilustrasi Covid-19 

Reporter: Anggie Irfansyah

TRIBUNSTYLE.COM - Pandemi virus corona masih belum berakhir, kini varian baru virus corona dikabarkan sudah menyebar di Indonesia.

Adapun varian baru virus corona yang dominan adalah B.1.617.2 atau varian Delta, yang pertama kali ditemukan di India.

Varian Delta ini dikatakan lebih menular dari sekian banyak mutasi virus SARS-CoV-2.

Dilansir dari nymag.com, berdasarakan penelitian terbaru, varian Delta adalah varian yang paling menular dan memicu gelombang pandemi di berbagai negara.

Para ilmuwan di India menyebutkan, varian Delta 50 persen lebih menular daripada varian Alpha atau varian pertama virus corona.

Baca juga: MELEDAK 12.624 Kasus Baru, DKI Jakarta Tembus 4 Ribu, UPDATE Virus Corona Nasional 17 Juni 2021

Baca juga: Mutasi Gabungan Virus Corona Varian Inggris dan India Ditemukan di Vietnam, Sebabkan Lonjakan Kasus

Ilustrasi mutasi virus corona.
Ilustrasi mutasi virus corona. (Shutterstock/Polina Tomtosova)

Itulah sebabnya para ilmuwan yakin bahwa varian delta akan menjadi varian dominan global.

Salah satu hal yang mengkhawatirkan adalah, varian Delta disebut lebih mudah menyerang usia anak-anak.

Badan Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) melaporkan adanya peningkatan kasus Covid-19 pada anak-anak, yang sejalan dengan peningkatan varian Delta di tengah masyarakat.

Sudah ditemukan di Indonesia

Ilustrasi
Ilustrasi (Freepik)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat setidaknya ada 104 kasus corona varian Delta yang sudah masuk ke indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

Nadia mengatakan, varian delta sudah menyebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Meski demikian, Nadia mengingatkan bahwa vaksin Covid-19 masih efektif memberikan perlindungan.

"Jadi sekarang WHO menyarankan kita mempercepat vaksinasi, efikasi dari vaksin terus terganggu, kita sebenarnya sudah memiliki pertahanan untuk melawan virus tersebut," ujar Nadia dalam diskusi secara virtual bertajuk "Siap Jaga Indonesia dengan Vaksinasi Gotong Royong", Rabu (16/6/2021), dikutip dari Kompas.com.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Deltavirus coronaCovid-19IndonesiaIndia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved