Tips Kesehatan
Mengenal Apa Itu Infeksi Darah, Kondisi yang Dialami Bunga Zainal, Simak Gejala dan Penyebabnya
Kenali gejala dan penyebab infeksi darah, masalah kesehatan yang dialami Bunga Zainal.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Kenali gejala dan penyebab infeksi darah, masalah kesehatan yang dialami Bunga Zainal.
Baru-baru ini, aktris Bunga Zainal mengabarkan kondisi terkininya setelah dilarikan ke rumah sakit.
Ia membagikan foto kala dirinya harus terbaring lemah di rumah sakit melalui Instagram, Senin (14/6/2021).
Pada tangannya tertancap selang infus dan dia harus menjalani opname.
Setelah membuat penasaran publik, istri Sukhdev Singh itu pun menjawab soal penyakit yang menyerangnya.
Bukan karena Covid-19, Bunga Zainal menjelaskan bahwa dirinya menderita infeksi darah.
Baca juga: Tangan Diinfus, Bunga Zainal Beber Asumsi Dokter dan Kondisi Terkini: Yaelah Pakai Bengkak
Baca juga: Simon Kjaer Sempat Pastikan Lidah Eriksen Tak Tertelan saat Kolaps, Apa Itu? Seberapa Penting?
"Puji Tuhan aku bukan Covid-19, dari kemarin belum bisa bilang soalnya hasil tes darah dan test-test lainnya belum keluar.
Untuk sementara asumsinya ada virus dan bakteri yang masuk ke darah akibat dari makanan, sehingga terjadi infeksi pada darah," tulis Bunga menyertai unggahan Instagram Story.
Lantas, apa itu infeksi darah? Seberapa bahayanya?
Mengenal Infeksi Darah
Dilansir dari Healthline, infeksi darah termasuk masalah infeksi yang serius.
Ini terjadi ketika bakteri berada dalam aliran darah, disebut juga sebagai keracunan darah.
Dalam istilah medis itu digunakan untuk menggambarkan penyakit bakteremia, septikemia, atau sepsis.
Adapun infeksi darah dapat berkembang menjadi sepsis, infeksi serius yang berpotensi fatal.
Diagnosis dan pengobatan yang cepat sangat penting untuk mengobati infeksi darah.
Namun, memahami faktor risiko adalah langkah pertama dalam mencegah kondisi tersebut.
Penyebab Infeksi Darah
Kondisi ini terjadi ketika bakteri penyebab infeksi di bagian tubuh memasuki alira darah.
Kehadiran bakteri dalam darah disebut sebagai bakteremia atau septikemia.
Istilah septikemia dan sepsis sering digunakan secara bergantian, meskipun secara teknis keduanya tidak sama.
Septikemia adalah keadaan memiliki bakteri dalam darah, dapat menyebabkan sepsis.
Sementara itu, sepsis adalah keadaan infeksi yang parah dan sering mengancam jiwa jika tidak diobati.
Akan tetapi, semua jenis infeksi, baik bakteri, jamur, atau virus, dapat menyebabkan sepsis tanpa perlu berada dalam aliran darah.
Apa yang Menyebabkan Septikemia?
Septikemia disebabkan oleh infeksi di bagian lain dari tubuh.
Infeksi yang paling umum yang menyebabkan septikemia adalah:
- Infeksi saluran kemih
- Infeksi paru-paru, seperti pneumonia
- Infeksi ginjal
- Infeksi di daerah perut
Bakteri dari infeksi ini memasuki aliran darah dan berkembang biak dengan cepat, menyebabkan gejala langsung.
Orang yang sudah berada di rumah sakit untuk hal lain, seperti operasi, memiliki risiko lebih tinggi terkena septikemia.
Gejala Infeksi Darah
Adapun gejala infeksi darah mirip dengan gejala infeksi pada umumnya.
Beberapa gejala tersebut antara lain:
- Demam dan menggigil
- Napas yang cepat
- Jantung berdebar-debar
- Tubuh berkeringat
- Lelah dan lemas
Gejala yang lebih parah akan mulai muncul saat septikemia berlangsung tanpa perawatan yang tepat.
- Kebingungan atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih
- Mual dan muntah
- Titik-titik merah yang muncul di kulit
- Volume urin berkurang
- Aliran darah yang tidak memadai
- Syok
Sangat penting untuk segera pergi ke rumah sakit jika Anda atau orang lain menunjukkan tanda-tanda infeksi darah.
Tak perlu menunggu atau mencoba mengatasi masalah ini di rumah.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bunga-zainal-dan-ilustrasi-aliran-darah.jpg)