Virus Corona
Covid-19 di Kudus Masuk Varian India, Penularan Lebih Cepat, Warga Diminta Waspada & Perketat Prokes
Waspada, melonjaknya kasus Covid-19 di Kudus ternyata masuk dalam varian India. Penularannya lebih cepat. Masyarakat diminta perketat prokes.
Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Reporter: Octavia Monalisa
TRIBUNSTYLE.COM - Melonjaknya jumlah Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah dipastikan termasuk dalam varian Covid-19 India.
Hal ini dibenarkan oleh Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo mengaku sempat curiga dengan masifnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus.
Kini tak hanya Kudus, kasus Covid-19 di daerah sekitarnya seperti Pati hingga Grobogan juga ikut meningkat.
Ganjar Pranowo menuturkan, dari hasil uji whole genome sequencing (WGS), ditemukan 62 sampel atas 86,11 pasien Covid-19 terdeteksi Covid-19 Strain India alias Delta.
Baca juga: MERASA Kebal Seusai Divaksin, Diduga Picu Melonjaknya Covid-19 di Kudus, Seminggu Naik 30 Kali Lipat
Baca juga: Nekat Dempet-dempetan Ikut Takziah, Kini 78 Warga di Kendal Positif Covid-19, 1 RT Terpaksa Lockdown
"Dari sebanyak 72 sampel yang telah diuji, hasilnya ditemukan 62 sampel atau 86,11 persen pasien Covid-19 dari Kudus terdeteksi Strain India (Delta) B.1.617.2," kata Ganjar melalui gambar lewat pesan singkat, Minggu (13/6/2021), dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.
Dalam pantauannya kemarin Minggu (13/6/2021), Ganjar Pranowo menyebut varian Covid-19 India ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah.
Dirinya mengaku sudah merasa curiga adanya varian baru setelah jumlah kasus Covid-19 di Kudus melonjak dalam tiga pekan terakhir.
"Saya curiga dengan pergerakan tiga minggu sebelumnya hanya tiga kabupaten, bertambah 8 kabupaten terus hari ini 11 kabupaten.
Perasaan saya waktu itu yakin ini pasti varian baru.
Karena Kudus yang pertama dari pusat juga sudah merilis soal ini," ucapnya.
Berdasarkan hasil itulah, rencananya pemerintah akan melakukan pemeriksaan WGS di beberapa wilayah lainnya.
"Sampelnya baru dari sini (Kudus).
Kita akan lakukan banyak lagi sampel ke tempat lain." jelas Ganjar Pranowo.
Tak hanya itu, Ganjar pun kembali mengingatkan warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan terutama masker.
Ia melarang warga untuk melepas masker terlebih sedang berada di tengah kerumunan."Maka ini serius untuk semuanya.
Jangan pernah melepas masker apalagi ketika kita berkerumun banyak orang." tutupnya.
Baca juga: SUDAH 92 Pasien Covid-19 Asal Kudus Dirujuk ke Asrama Haji Donohudan, Kapolda: Masih Ada Ribuan
Sementara itu, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, akibat varian India di Kudus, jumlah kasus Covid-19 menjadi semakin melonjak.
Bahkan lonjakan Covid-19 ini membuat keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan meningkat hingga 100 persen.
Jika sebelum Idul Fitri 2021 bed occupancy rate mencapai 20 ribu, kini per Sabtu (12/6/2021) angkanya melonjak jadi 40 ribu.
Berdasarkan data yang diungkap Satgas Penanganan Covid-19, tiga pekan pasca Lebaran, kasus Covid-19 di Kudus sudah melonjak hingga 7.594 persen.
Diperkirakan lonjakan ini masih akan terjadi hingga akhir Juli 2021.
Untuk itulah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan.
Tak hanya itu, masnyarakat yang sudah mendapat vaksin juga diminta jangan terlalu sesumbar dan merasa kebal terhadap Covid-19.
"Jadi mungkin sampai akhir bulan atau awal bulan Juli kita masih melihat adanya kenaikan," ujarnya.
Masyarakat juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan, hingga menjaga jarak.
"Sudah saatnya kita untuk sangat hati-hati.
Jangan underestimate, jangan terlalu overconfidence.
Baca juga: Perketat Prokes! Covid-19 di Kudus Disebut Varian India, Dokter Sarankan Warga Pakai Masker Dobel
jangan terlalu mobilitasnya terlampau tinggi," kata Budi.
"Terus terang saya merasa sangat khawatir kalau misalnya terjadi lonjakan berikutnya itu akan sangat berat.
Tekanannya ke kita semua, juga ke para tenaga kesehatan yang akan menghadapi ini paling depan," tuturnya.
(TribunStyle.com/Octavia Monalisa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/waspada-pilek-dan-flu-di-tengah-covid-19.jpg)