Breaking News:

Gara-gara Takut Disuntik, Pria Positif Covid-19 Ini Kabur saat akan Diisolasi, Pak Camat Ikut Kejar

Takut disuntik, seorang pria positif Covid-19 bersarung kotak-kotak kabur saat akan diisolasi, Pak Camat mengejar dan membujuknya

Freepik
Ilustrasi pria akan disuntik vaksin Covid-19 

Tak butuh waktu lama, pria asal Desa Geger, Arosbaya, Bangkalan, kemudian berhasil dihadang.

Sebagaimana TribunStyle.com lansir dari Surya.co.id, Camat Sawahan, M Yunus, juga membujuk A untuk mengikuti perintahnya.

Yunus mengatakan kepada A, pemerintah mau mengobati dan menyembuhkan para pasien.

"Tadi saya liat dia kabur. Saya kejar susah payah. Setelah ketemu saya tanya kenapa kabur."

"Lalu saya katakan pemerintah mau mengobati bapak, bukan memperlakukan yang aneh aneh," ucapnya.

Yunus menambahkan, pemerintah juga berusaha melindungi para pasien Covid-19.

"Saya berusaha mengatakan ia yang baik baik. Ikuti saja aturan pemerintah ketika diisolasi."

"Ini ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat jangan diartikan yang lain," lanjutnya.

A mengaku kepada Yunus bahwa dirinya kabur karena takut disuntik.

M Yunus, Camat Sawahan, bersama Satpol PP, Linmas, Polri dan TNI berusaha mengejar Abdullah, pasien positif swab antigen, asal Desa Geger, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, hendak melarikan diri dari truk Linmas Surabaya, saat dibawa ke Rumah Sakit Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Selasa siang (8/6/2021).
M Yunus, Camat Sawahan, bersama Satpol PP, Linmas, Polri dan TNI berusaha mengejar A, pasien positif swab antigen, asal Desa Geger, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, hendak melarikan diri dari truk Linmas Surabaya, saat dibawa ke Rumah Sakit Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Selasa siang (8/6/2021). (surya/febrianto ramadani)

Mendengar hal tersebut, Camat Sawahan pun membantah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Suli Hanna
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved