Breaking News:

4 Fenomena Astronomi yang Terjadi di Juni 2021, Ada Hujan Meteor Arietid dan Terlihatnya Merkurius

Deretan fenomena astronomi yang akan terjadi di Juni 2021, beberapa di antaranya seperti Fase Bulan Perbani Akhir dan Apoge Bulan

Lirazan
Ilustrasi hujan meteor 

Menjelang konjungsi inferior Merkurius pada 11 Juni mendatang, Merkurius dapat disaksikan terakhir kalinya.

Fenomena kenampakan terakhir  merkurius dapat disaksikan sejak senja bahari dengan ketinggian matahari -6 derajat.

Fenomena ini terjadi selama 24 menit dari arah Barat-Barat Laut dekat konstelasi Taurus dengan kecerlangan +3,69.

Merkurius dapat disaksikan kembali ketika terjadi fajar pada 22 Juni, mendatang.

3. Puncak Hujan Meteor Arietid akan terjadi pada 7 Juni 2021

Hujan meteor arietid adalah hujan meteor yang titik radian atau awal kemunculan meteornya terletak di konstelasi Aries tepatnya di dekat bintang Botein (Delta Ariestis).

Hujan meteor ini diduga berasal dari sisa debu asteroid Icarus dan komet periodik 96P/Machholz.

Fenomena terjadinya hujan meteor ini merupakan satu-satunya hujan meteor yang dapat disaksikan di siang hari.

Meteor ini aktif sejak 14 Mei hingga 24 Juni mendatang.

Puncak terjadinya hujan meteor adalah pada tanggal 7 Juni 2021 dengan intensitas 50 meteor per jam ketika di zenit.

Fenomena ini dapat disaksikan dari arah Timur-Timur Laut sebelum fajar astronomis.

Kemudian berkulminasi di arah Utara pada pukul 10.00 waktu setempat.

Dan akan terbenam di arah Barat-Barat Laut pada pukul 16.00 waktu setempat.

4. Apoge Bulan akan terjadi pada 8 Juni 2021

Apoge bulan adalah konfigruasi ketika bulan terletak paling jauh dengan bumi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved