Breaking News:

Peringati Hari Lahir Soekarno 6 Juni, Ini Kumpulan Kutipan Bung Karno yang Mengobarkan Semangat

Mengenang hari kelahiran Soekarno, inilah sederet kutipan dari Bung Karno yang bisa mengobarkan semangat juang.

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Delta Lidina Putri
Istimewa
Soekarno saat berpidato di Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955. 

4. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya."

5. "Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam."

6. "Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang."

7. "Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali."

8. "Bangunlah suatu dunia dimana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan."

9. "Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang."

10. "Orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia. Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin."

Nasib Presiden Indonesia Ke-1, Soekarno di akhir kekuasaannya.
Nasib Presiden Indonesia Ke-1, Soekarno di akhir kekuasaannya. (Arsip Negara)

11. "Dengan setiap rambut di tubuhku
aku hanya memikirkan tanah airku."

12. "Dua sifat yang berlawanan
Aku bisa lunak dan aku bisa cerewet
Aku bisa keras dan laksana baja
dan aku bisa lembut berirama."

13. "Untuk membangun negara yang demokratis, maka satu ekonomi yang merdeka harus dibangun."

14. "Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat."

15. "Indonesia merdeka hanyalah suatu jembatan walaupun jembatan emas di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis."

16. "Jikalau aku melihat
sawah-sawah yang menguning-menghijau
Aku tidak melihat lagi
batang-batang padi yang menguning menghijau
Aku melihat Indonesia."

17. "Jikalau aku berdiri di pantai Ngliyep
Aku mendengar Lautan Hindia bergelora
membanting di pantai Ngliyep itu
Aku mendengar lagu, sajak Indonesia."

18. "Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-Saudara. Berjiwa besarlah, ber-imagination. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia."

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved