Breaking News:

DIREMEHKAN Karena Rumah Penuh Sampah, Wanita Tua Ini Buat Syok Tetangga dengan Harta yang Dimiliki

Seorang wanita asal China berusia 58 tahun bernama Dong punya kebiasaan aneh yang membuat tetangganya geram.

EVA.VN
Kondisi rumah Dong yang dipenuhi oleh sampah. Para tetangga merasa tak nyaman karena bau busuk yang dikeluarkan sampah-sampah yang menumpuk tersebut 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang wanita asal China berusia 58 tahun bernama Dong punya kebiasaan aneh yang membuat tetangganya geram.

Pada November 2020, tetangga Dong di Distrik Baoshan, Shanghai, China mengajukan gugatan karena kebiasaan Dong mengumpulkan sampah.

Selama 10 tahun terakhir, Dong mengubah dua rumahnya menjadi gunungan sampah dan rongsokan.

Dong juga memenuhi koridor dengan barang-barang yang dibuang, menyebabkan kerusakan serius di lorong.

Dikira miskin dan kesulitan ekonomi karena banyak sampah di rumahnya, para tetangga kaget dengan harta kekayaan perempuan tua ini dari hasil memungut sampah.
Kondisi rumah Dong yang dipenuhi oleh sampah. Para tetangga merasa tak nyaman karena bau busuk yang dikeluarkan sampah-sampah yang menumpuk tersebut. (eva.vn)

Tidak hanya itu, sampah-sampah itu juga mengeluarkan bau busuk dan dikelilingi banyak serangga.

Hal ini tentu membuat tetangga sebelah sangat marah.

Pihak pengelola gedung telah berulang kali meminta Dong untuk membuang sampah-sampah itu, tapi dia selalu menolaknya dengan keras.

Baca juga: Zahra Suara Hari Istri Viral, Zaskia Mecca Kritik Orangtua Lea Ciarachel: Bantu Anak Pilih Pekerjaan

Jadinya tetangga sekitarnyalah yang membersihkan sampah di luar rumahnya.

Kondisi rumah Dong yang dipenuhi oleh sampah. Para tetangga merasa tak nyaman karena bau busuk yang dikeluarkan sampah-sampah yang menumpuk tersebut.
Kondisi rumah Dong yang dipenuhi oleh sampah. Para tetangga merasa tak nyaman karena bau busuk yang dikeluarkan sampah-sampah yang menumpuk tersebut. (eva.vn)

Namun Dong terus menumpuk sampah di area yang baru saja dibersihkan tetangga dengan sampah yang dia bawa pulang.

Karena tak tahan lagi, para tetangga di lantai satu dan dua memutuskan untuk menuntut Dong ke pengadilan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Galuh Palupi
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved