Breaking News:

Perokok Rentan Terkena Covid-19, dari Harus Dirawat di RS, Pakai Ventilator hingga Berujung Kematian

Pasien Covid-19 dengan kebiasaan merokok akan membutuhkan perawatan medis lebih serius. Termasuk dirawat di RS hingga dipasangi ventilator.

Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Suli Hanna
Shutterstock/photonews.mn
Perokok lebih rentan terpapar Covid-19 

Reporter: Octavia Monalisa

TRIBUNSTYLE.COM - Berhenti merokok menjadi salah satu pencegahan agar tidak terpapar Covid-19. Simak ini alasannya.

Kebiasaan merokok tidak hanya mengganggu kesehatan tubuh, namun juga membuat seseorang rentan terkena Covid-19.

Bukan tanpa alasan, kebiasan merokok akan membuat jumlah tembakau menumpuk dalam paru-paru.

Alhasil perokok itu akan sering merasakan gejala sesak nafas.

Dalam kondisi seperti itu, paru-paru lama kelamaan akan dalan kondisi yang tidak sehat.

Sementara itu, perlu diingat bahwa Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Baca juga: Sudah Masak Banyak, Calon Pengantin Malah Positif Covid-19, Resepsi Tinggal Beberapa Jam Dibatalkan

Baca juga: KABAR DUKA Sempat Dinyatakan Kritis Karena Terpapar Covid-19, Kakak Terry Putri Meninggal Dunia

Ilustrasi.
Ilustrasi. (photonews.mn)

Apabila sistem pernafasan terganggu maka bukan tidak mungkin Covid-19 dapat dengan mudah menyerang.

Mengutip dari Only My Health, tembakau dalam rokok tak hanya membuat paru-paru kotor, namun juga berpengaruh buruk pada kesehatan kardiovaskular.

Akibatnya tak sedikit perokok aktif menglami penyakit jantung hingga kematian.

Masih Mengutip dari Only My Health, pasien yang memiliki kebiasaan merokok akan membutuhkan perawatan medis lebih serius.

Kebanyakan mereka harus dirujuk ke rumah sakit dan bahkan mendapat bantuan ventilator.

Tak sedikit pasien Covid-19 yang memiliki kebiasaan merokok ini akhirnya harus berujung dengan kematian.

Untuk itulah, masih ada kesempatan untuk merubah pola hidup menjadi yang lebih baik dan sehat.

Salah satu cara mencegah dari paparan Covid-19 adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok.

Anda bisa memulainya dengan mengkonsumsi permen saat mulut terasa ingin merokok.

Selain itu, Anda juga bisa mengikuti terapi pengganti nikotin.

Selain terhindar dari paparan Covid-19, menghentikan kebiasaan merokok juga memberikan segudang manfaat untuk tubuh.

Salah satunya tubuh semakin sehat lantaran detak jantung dan tekanan darah lebih stabil.

Selain itu sesak nafas dan batuk Anda pun akan mulai berkurang.

Tak hanya itu saja, berhenti merokok juga dapat menormalkan karbon monoksida dalam darah.

Akibatnya kondisi jantung dan kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik.

IKUT Reuni di Tengah Pandemi, 3 Lansia Positif Covid-19, Kepala DKK Gemas: Udah Tua Kumpul-kumpul

Selain perokok, lansia juga menjadi kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Terbukti tiga lansia di Kota Solo terinfeksi Covid-19 setelah nekat ikut reuni dan bertemu dengan teman dari luar kota.

Kasus Covid-19 yang dialami tiga lansia ini menjadi klaster baru di Kota Solo.

Mengutip dari TribunSolo.com, tiga lansia ini diketahui mengikuti acara reuni di Kelurahan Manahan, Solo.

Dalam acara reuni tersebut, rupanya ada anggota yang datang dari luar kota.

Siapa sangka acara reuni tersebut kini justru berujung petaka.

Baca juga: Kabar Baik, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Menurun, UPDATE Virus Corona Nasional Rabu 2 Juni 2021

Baca juga: Kim Kardashian dan 4 Anaknya Positif Covid-19, Rasakan Demam Tinggi hingga Tak Bisa Bangun

Lansia rentan terpapar Covid-19
Lansia rentan terpapar Covid-19 (Freepik)

Sebanyak tiga lansia, warga asli Kota Solo terindentifikasi positif Covid-19.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih merasa gemas.

Siti mengaku gemas melihat masih banyaknya orang abai dengan protokol kesehatan.

Contohnya masih banyak orang sengaja membuka masker saat berada di tempat umum.

Padahal menurut Siti Wahyuningsih, pengunaan masker di tengah pandemi Covid-19 ini harusnya sudah menjadi kebutuhan dan keharusan bagi masyarakat.

"Sekarang yo saya gemes melihat orang-orang di luar buka masker.

Padahal protokol kesehatan itu suatu kebutuhan dari masyarakat, untuk melindungi banyak orang," ucap Siti saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (1/6/2021).

Siti pun mengingatkan bahwa penularan Covid-19 ini tak main-main.

Satu orang terkena, berpotensi besar menularkan pada orang lain.

"Ya kan kalau satu kasus intinya punya ekor.

Gak satu doang.

Satu di sana itu di sana menyebar ini ada kasus baru," jelasnya lagi.

Warga yang terpapar Covid-19 Kelurahan Sumber, Solo di karantina di Asrama Haji Donohudan
Warga yang terpapar Covid-19 Kelurahan Sumber, Solo di karantina di Asrama Haji Donohudan (TribunSolo/Adi Surya)

Terbukti, Siti mengungkapkan kasus baru Covid-19 di Solo yang muncul dari klaster reuni.

Disebutkan Siti, ada tiga orang lansia yang terpapar Covid-19 akibat mengikuti reuni.

Parahnya, ketiga lansia ini ternyata reuni dan bertemu dengan penduduk di luar Kota Solo.

"Ya ada sekitar 3 kasus baru.

Itu satu rumah.

Lansia ini tuh susahnya kalau reuninya dengan penduduk luar Solo," paparnya.

Baca juga: Kisah Tukang Jamu di Solo Taati Prokes, Pembeli Aman, Upaya Jaga Imun di Pandemi Covid-19 Terpenuhi

Alhasil Siti dan pihak Satgas Covid-19 pun melakukan tracing ketat dengan orang-orang yang sempat kontak erat dengan ketiga lansia tersebut.

"Ya itu sulit untuk melakukan tracing kalau dimana-mana.

Nanti kami cek lagi," ujarnya.

Menanggapi klaster baru reuni ini, Siti mengaku benar-benar gemas.

Pasalnya mereka yang terpapar bukanlah anak muda yang selama ini kerap dinilai ngeyel menaati protoko kesehatan.

Mereka justru lansia yang sebenarnya sangat rentan terpapar Covid-19.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock)

'Iki bukan nom-noman (anak muda).

Lansia wong tuo (orangtua).

Lansia saiki model wes tuo kumpul-kumpul reuni ( lansia sekarang model sudah tua masih kumpul-kumpul reuni," ucap Siti gemas.

Untuk itulah Siti berharap agar masyarakat Indonesia, khususnya warga Solo tetap mawas diri.

Tak lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

(TribunStyle.com/Octavia Monalisa)

#Covid-19 #merokok

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
perokokCovid-19ventilatormerokokOctavia Monalisa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved