Breaking News:

Belajar dari Sinetron Suara Hati Istri, KPI Minta Televisi Lain Juga Perhatikan Kepatutan Konten

Belajar dari polemik sinetron Suara Hati Istri, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) minta Indosiar dan televisi lain perhatikan kepatutan konten.

Instagram @mkf_official
Sinetron Suara Hati Istri. 

Berkaca pada polemik sinetron Suara Hati Istri, Mulyo meminta agar Indosiar dan televisi lain menjaga kepatutan isi atau konten di setiap program yang ditayangkan.

Selain itu, jam tayang juga perlu untuk diperhatikan.

Hal itu terutama pada jam-jam di mana anak biasanya masih menonton televisi, sebelum pukul 22.00.

Untuk tayangan dengan tema konflik rumah tangga, diharapkan untuk menghindari jam-jam tersebut.

"KPI meminta Indosiar dan TV lain memperhatikan jam tayang dan kepatutan konten/isi di setiap program yang ditayangkan, terutama pada jam-jam anak menonton (sebelum pukul 22.00) terkait tema konflik RT," tutur Mulyo saat dihubungi TribunStyle.com.

Wakil Ketua KPI, Mulyo Hadi Purnomo.
Wakil Ketua KPI, Mulyo Hadi Purnomo. (Instagram @kpipusat)

KPI Minta Pemeran Zahra Suara Hati Istri Diganti

KPI pun meminta Indosiar meminta Indosiar segera mengganti pemeran Zahra untuk episode mendatang sinetron Suara Hati Istri.

"Indosiar menerima semua masukan dan akan segera mengganti pemeran dalam 3 episode mendatang sinetron tersebut," kata Mulyo ketika dihubungi TribunStyle.com, Rabu (2/6/2021).

KPI juga meminta Indosiar untuk selalu mengingatkan pihak Production House (PH) agar memakai pemeran dengan usia yang pas.

Adapun untuk peran yang sudah menikah, pemeran harus berusia di atas 18 tahun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved