Breaking News:

Ohio Tawarkan Hadiah Menggiurkan Bagi Warga yang Mau Divaksin, Ada Wanita Dapat Rp 14,3 Miliar

Ohio menawarkan sejumlah hadiah menarik dan menggiurkan bagi warganya yang bersedia divaksin virus corona.

via Mirror
Abbigail Bugensk memenangkan hadiah $ 1 juta. 

Lantas apa yang harus dilakukan saat merasakan efek samping vaksin Covid-19 tersebut?

Baca juga: Kesedihan Krisdayanti Tak Bisa Lebaran Bareng Suami, Ungkap Raul Lemos Belum Divaksin di Timor Leste

Vaksin virus corona Covid-19.
Vaksin virus corona Covid-19. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Mengutip dari Kompas.com, Katherine L. Baumgarten, direktur medis pencegahan infeksi di Ochsner Health di New Orleans menjelaskan efek samping vaksin Covid-19 tersebut menandakan sistem kekebalan tubuh seseorang sedang bekerja.

Rasanya memang tidak nyaman, namun reaksi tersebut menunjukkan jika tubuh merespons untuk membangun kekebalan.

"Rasanya memang tidak nyaman, tapi efek samping memberi tahu bahwa tubuh sedang membangun respons kekebalan,” kata Baumgarten.

Masih mengutip dari Kompas.com, berikut tujuh efek samping vaksin Covid-19 dan cara mengatasinya.

1. Lengan sakit

Sejauh ini, efek samping yang paling umum adalah lengan terasa sakit, terutama saat jarum suntik Covid-19 dimasukkan.

Beberapa orang mengatakan, sehabis menerima vaksin Covid-19 lengan juga mengalami kemerahan dan sedikit bengkak.

Tak sedikit yang merasakan nyeri atau linu di lengan setelah suntik vaksin Covid-19.

Cara terbaik untuk meredakan nyeri lengan adalah dengan meletakkan sesuatu yang dingin, seperti waslap basah atau kompres es, pada area suntikan.

2. Demam

Pada beberapa orang, efek samping suntik vaksin Covid-19 berupa demam.

Efek samping demam ini baru muncul setelah menerima dosis kedua.

Hal ini dikarenakan sistem kekebalan lebih siap daripada saat pertama kali menerima vaksin Covid-19 sehingga bekerja lebih tinggi.

Demam biasanya sembuh dalam satu atau dua hari.

Tidak direkomendasikan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit sebelum menerima vaksin dosis kedua.

Alasannya karena dikhawatirkan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas dapat mengganggu kerja vaksin Covid-19 di dalam tubuh.

"Setelah mendapat suntikan baru boleh menggunakan pereda nyeri jika efeknya melemahkan atau sulit ditoleransi," kata Baumgarten.

Jika mengalami demam pasca suntik vaksin Covid-19, istirahatlah dan minum banyak cairan.

Hubungi dokter Anda jika ada efek samping yang memburuk setelah 24 jam atau tidak hilang dalam 72 jam.

Baca juga: Senang Sudah Divaksin Pertama, Chelsea Olivia Ungkap Manfaat untuk Ibu Menyusui: Bayinya Diproteksi

3. Kelelahan

Beberapa orang ada yang mengalami kelelahan setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

Tak perlu khawatir, ini adalah efek samping yang wajar terjadi.

Hal yang perlu Anda lakukan adalah tetap rileks dan beristirahat yang cukup.

"Santai saja dan istirahatlah saat membutuhkannya, terutama ketika merasa lelah," saran Baumgarten.

4. Sakit kepala

Beberapa orang salah mengira efek samping vaksin Covid-19 seperti sakit kepala.

Namun rupanya perkiraan ini salah kaprah.

"Ini salah.

Vaksin Covid-19 tidak menyebabkan seseorang terinfeksi karena tidak ada virus hidup di dalamnya," kata Sharieff.

Memang tetap ada kemungkinan untuk seseorang terinfeksi Covid-19 setelah menerima vaksin.

Tetapi penyebabnya bukan karena vaksin.

Alasan lebih tepatnya karena tubuh benar-benar terpapar virus sebelum mendapatkan vaksin atau sistem kekebalan belum memiliki kesempatan untuk meningkat.

Sakit kepala biasanya terjadi setelah mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua.

Obat terbaik adalah obat pereda nyeri.

Namun perlu diingat jangan asal mengkonsumi obat pereda nyeri.

Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021).
Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021). (Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

5. Mual

Sekitar 3,5 persen orang mengeluh mengalami mual setelah mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua.

Beberapa bahkan ada yang sampai muntah.

Apabila terasa mual setelah menerima vaksin, cobalah untuk tetap terhidrasi dengan baik dan cari solusi yang sebelumnya berhasil mengatasi mual.

6. Nyeri otot

Beberapa orang melaporkan nyeri tubuh dan nyeri otot setelah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

"Jika rasa nyeri menjadi semakin parah, cobalah minum pereda nyeri yang sama untuk sakit kepala," kata Baumgarten.

7. Kelenjar getah bening bengkak

Tidak seperti efek samping vaksin lain yang biasanya hanya bertahan satu atau dua hari, pembengkakan kelenjar getah bening akibat suntik vaksin Covid-19 membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk hilang.

"Berdasarkan pengalaman, pembengkakan kelenjar getah bening efeknya hilang selama beberapa minggu,” kata Baumgarten.

Para ahli merekomendasikan untuk menunda mendapatkan mammogram atau pemeriksaan pembengkakan kelenjar getah bening selama 4-6 minggu setelah vaksin Covid-19.

Sebab pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak dapat menyebabkan hasil positif palsu pada mammogram.

Jika pembengkakan terasa nyeri, cobalah minum obat pereda nyeri yang dijual bebas.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie/TribunStyle, Octavia Monalisa)

#viruscorona #vaksincorona #Ohio #AmerikaSerikat

Ikuti kami di
Editor: Galuh Palupi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved