Breaking News:

Anti Ribet, Daftar Nikah di KUA Bisa Online, Simak Cara, Syarat, Alur, dan Biaya Nikah Tahun 2021

Tak perlu datang ke KUA, daftar menikah bisa dilakukan secara online, ini syarat, cara, alur dan biaya nikah tahun 2021

salon.com
Ilustrasi pasangan menikah 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak perlu ribet, saat ini daftar nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) bisa dilakukan secara online melalui laman simkah.kemenag.go.id.

Hanya dengan mengakses laman resmi tersebut, pasangan calon pengantin (catin) bisa mengetahui info seputar pendaftaran pernikahan di KUA, mulai dari pengecekan ketersediaan hingga booking tanggal nikah .

Jadi, pasangan catin tidak perlu mendatangi KUA setempat, karena proses pendaftarannya bisa dilakukan dari rumah melalui laman tersebut.

Akan tetapi, meski pendaftarannya bisa dilakukan secara online, tetap perlu menyiapkan dokumen dan syarat-syaratnya, sebelum dan sesudah pendaftaran.

Sebab syarat nikah terbaru yang berlaku tahun 2021 ini yaitu kelengkapan dokumen pendaftaran nikah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) PMA Nomor 20 Tahun 2019.

Seperti dilansir dari laman Info Pendaftaran di simkah.kemenag.go.id, sebelum melakukan pendaftaran nikah secara online, calon pengantin terlebih dahulu menyiapkan NIK calon suami, NIK calon istri dan NIK orang tua/wali.

Selain itu, calon pengantin juga harus menyiapkan sejumlah dokumen lainnya untuk daftar nikah di KUA.

Adapun tata cara daftar nikah secara online, syarat dan alur mengurus dokumen, serta biaya nikah dapat disimak dalam artikel berikut.

Syarat dokumen daftar nikah di KUA

Adapun berkas persyaratan nikah yang dibutuhkan sebagaimana dilansir dari laman Simkah.kemenag.go.id adalah sebagai berikut:

1. N1-Surat Pengantar Nikah (didapat dari Kelurahan/Desa)

2. N3-Surat Persetujuan Mempelai

3. N5-Surat Izin Orang Tua (jika calon pengantin umurnya dibawah 21 tahun)

4. Surat Akta Cerai (jika calon pengantin sudah cerai)

5. Surat Izin Komandan (jika calon pengantin TNI atau POLRI)

6. Surat Akta Kematian (jika calon pengantin duda/janda ditinggal mati)

7. Izin/Dispensasi dari Pengadilan Agama apabila:
- Calon suami kurang dari 19 Tahun
- Calon istri kurang dari 19 Tahun,
- izin Poligami

8. Izin dari Kedutaan Besar untuk WNA

9. Fotokopi Identitas Diri (KTP)

10. Fotokopi Kartu Keluarga

11. Fotokopi Akta Lahir

12. Surat Rekomendasi Nikah dari KUA Kecamatan (jika nikah dilangsungkan di luar wilayah tempat tinggal Catin)

13. Pas foto ukuran 2x3 sebanyak 5 lembar

14. Pas foto ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar.

Cara daftar nikah di KUA secara online

Jika semua dokumen tersebut sudah disiapkan, maka langkah selanjutnya tinggal daftar nikah online.

Sebagaimana TribunStyle.com kutip dari Serambinews.com, Cara Daftar Nikah di KUA Secara Online, Ini Alur, Syarat Dokumen Serta Biaya Nikah Tahun 2021. Berikut cara daftar nikah online selengkapnya:

1. Akses simkah.kemenag.go.id

2. Klik daftar nikah

3. Pilih nikah di mana: Provinsi/Kab/Kota/Kecamatan

4. Isi Tanggal dan jam

5. Masukkan data calon suami dan calon istri

6. Checklist dokumen

7. Masukkan nomor HP

8. Unggah foto

9. Cetak bukti pendaftaran

10. Segera datang ke KUA dengan menyerahkan berkas lengkap untuk diverifikasi

Alur pengurusan dokumen

Dilansir dari Kompas.com, berikut alur mengurus dokumen syarat nikah terbaru, baik yang mau nikah di KUA (Balai Nikah) atau di luar KUA (di Luar Balai Nikah):

1. Mendatangi ketua RT untuk mengurus surat pengantar ke kelurahan atau kantor desa

2. Mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah ke KUA

3. Jika pernikahan kurang dari 10 hari kerja dari waktu pendaftaran, harus minta dispensasi dari kecamatan

4. Datang ke KUA dan membayar biaya akad nikah jika lokasinya di luar KUA dan di luar jam kerja KUA

5. Menyerahkan seluruh dokumen ke petugas KUA

6. Pembayaran dilakukan via bank ke kas negara

7. Menyerahkan bukti pembayaran ke KUA

8. Mendatangi KUA tempat akad nikah untuk melakukan pemeriksaan surat-surat dan data calon pengantin serta wali nikah

9. Menentukan akad nikah sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disetujui

10. Jika menikah di kantor KUA, bisa dilakukan saat itu juga atau hari lain yang sudah ditentukan

Biaya

Biaya nikah di KUA sebenarnya gratis atau sama sekali tidak dipungut biaya.

Tapi syaratnya, prosesi pernikahan dilakukan di KUA dan saat jam kerja operasional, mulai dari hari Senin sampai dengan Jumat.

Jika prosesi akad nikah dilakukan di luar jam kerja KUA, biaya nikah yang ditetapkan negara yakni sebesar Rp 600.000.

Dilansir dari Kompas.com, biaya nikah tersebut nantinya akan masuk ke kas negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Agama.

Biaya Rp 600.000 juga berlaku untuk pasangan yang menikah di luar kantor KUA, seperti penyelenggaraan akad nikah di rumah pribadi, masjid, hingga gedung pertemuan.

Sekalipun pelaksanaan pernikahan dilakukan saat jam kerja KUA.

Dengan kata lain, biaya nikah gratis hanya berlaku untuk pasangan yang menikah di kantor KUA dan dilakukan pada saat jam kerja KUA.

Untuk pendaftaran menikah di KUA sebaiknya didaftarkan paling lambat 10 hari sebelum tanggal nikah.

Apabila kurang dari 10 hari kerja, maka KUA biasanya akan meminta calon mempelai untuk menyertakan surat dispensasi yang dikeluarkan kantor kecamatan. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

#KantorUrusanAgama #Menikah

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved