DIJULUKI Desa Elit, Warga Bubakan Terkenal Tajir, Rumah Mewah Mirip Vila, Berawal Diajak Mbah Joyo
Sering dikira villa, rumah mewah di Desa Bubakan ternyata punya warga asli, Terkenal desa elit terungkap ini kisahnya.
Editor: Monalisa
Kemudian, ditinggal merantau lagi.
Banyak rumah-rumah yang berdiri megah itu kosong karena ditinggal pemiliknya merantau.
"Di sini kalau ramainya saat Lebaran, perantauan pada pulang.
Kalau tidak, saat ada tetangga ada saudara yang melaksanakan hajatan," ujarnya.
Namun selama dua tahun ini, jumlah kaum boro yang mudik semakin sedikit karena virus corona.
Baca juga: KISAH TKW Syok, Pacarnya Tak Setampan di Profil WA, Menyesal Terlanjur Kirim Uang: Bener-bener Jelek
Sejarah Perantauan
Sebelum menjadi desa elit, Desa Bubakan dulunya ada Desa yang tertinggal.
Mayoritas mata pencaharian masyarakatnya merupakan petani di desa.
Namun pada tahun 1980-an, beberapa warga Desa diajak merantau oleh pengusaha asal Sukoharjo, Mbah Joyo.
"Mereka ikut Mbah Joyo, jualan jamu dan bakso.
Mereka diminta menunggu cabang milik Mbah Joyo itu," ujarnya.
Setelah belajar cara membuat dan berjualan jamu saat bekerja dengan mbah Joyo, mereka kemudian membuka usaha mereka sendiri.
Saat berwirausaha tersebut, mereka mengajak warga desa yang lain sebagai pekerjanya.
"Dari situ, banyak warga yang mulai merantau ke berbagai kota di Indonesia.
Mereka jualan jamu dan bakso, dan sukses," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/rumah-mewah-milik-warga-bubakan-wonogiri-kerap-dikira-villa-untuk-wisatawan.jpg)