Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Bongkar Rahasia Wanita Israel yang Jadi Anggota Militer, Paras Cantik Tapi Mematikan

Cantik tapi mematikan merupakan deskripsi untuk para wanita Israel yang terjun ke dunia militer.

Editor: Dhimas Yanuar
Instagram
Tentara wanita Israel 

TRIBUNSTYE.COM - Cantik tapi mematikan merupakan deskripsi untuk para wanita Israel yang terjun ke dunia militer.

Namun di balik julukan itu, para wanita militer ini rupanya harus menjalani sejumlah aturan yang super ketat.

Pada tahun 2017 lalu, muncul sebuah larangan kontroversial dari anggota perempuan Pasukan Pertahanan Israel ( IDF ) dikutip dari artikel Tribun Jatim berjudul 'Rahasia Wanita Israel yang Ada di Militer, Mematikan di Balik Paras Cantik: Dilarang Berbaju Putih'.

Baca juga: TERJAWAB Sudah Penyebab Negara Arab Tak Izinkan Warganya ke Palestina, Ada Kaitannya dengan Israel?

Baca juga: MENCEKAM Suasana Evakuasi Sebelum Gedung Palestina Hancur Diroket, Israel Hanya Beri Waktu 1 Jam

Russian Today pada Juli lalu melaporkan, larangan itu muncul setelah banyaknya pasukan pria yang religius.

Israel's Women's Network melansir, dari rekrutan IDF yang memberi keterangan, mereka mendapat serangkaian aturan yang ketat.

Antara lain mereka dilarang mengenakan kaus putih, melepaskan bra, hingga merokok di dekat tentara pria.

Direktur organisasi saat itu, Michal Gera Margaliot, menyatakan mereka diatur sikap dan pakaian karena banyaknya anggota yang Ultra-Ortodox.

"Kami menerima banyak pengakuan dari personel wanita sepanjang 2017. Komandan lapangan memberi perintah ganjil kepada mereka," kata Margaliot.

Wanita Israel
Wanita Israel (Instagram)

Salah seorang tentara yang memberi pengakuan itu berujar, mereka bahkan dilarang mencopot bra ketika tidur.

Terdapat pemeriksaan yang dilakukan kepada mereka selama dua menit setiap menjelang jam tidur serta saat lampu dinyalakan.

 "Jika dalam pemeriksaan itu ada yang tidak mengenakan bra, mereka bakal dikenai peringatan," ujar serdadu anonim itu.

Tentara perempuan juga dilarang memakai celana di atas lutut ketika di ruang olahraga agar tak menggoda rekannya yang pria.

Seorang instruktur perempuan IDF dilaporkan dicopot dari jabatannya setelah seorang komandan tak nyaman dengan keberadaannya.

Anggota lain berujar, dia pernah diberi tahu untuk mengenakan celana agak longgar karena banyaknya anggota pria religius di ruang latihan.

"Namun, hanya sedikit dari kami yang melakukannya. Jadi, mereka langsung membatalkan latihan," tutur anggota tersebut.

Dalam laporan yang dikeluarkan Israel's Women's Network, tidak saja tentara religius, namun juga komandan sekuler mendukung aturan itu. 

Halaman 1/3
Tags:
IsraelPalestinaMiliter
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved