Breaking News:

Nekat Mudik Lebaran, Sekeluarga Terpapar Covid-19, Berawal dari Orangtua Ternyata Positif Corona

Nekat mudik berujung petaka. Orangtua di kampung halaman positif Covid-19, satu keluarga asal Pamulang kini terpapar Covid-19.

Tayang:
Kolase TribunStyle.com/freepik
Ilustrasi tim medis virus corona (kiri) dan orang batuk (kanan) 

Reporter: Octavia Monalisa

TRIBUNSTYLE.COM - Satu keluarga asal Pamulang, Tangerang Selatan terpapar Covid-19 setelah mudik lebaran ke rumah orangtua.

Niat hari merayakan lebaran di kampung halaman, pulang-pulang satu keluarga justru dinyatakan positif Covid-19.

Satu keluarga ini dinyatakan positif Covid-19 setelah mudik lokal ke rumah orangtuanya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pasangan suami istri ini tak menyadari, kedua orangtua yang tengah mereka datangi ternyata positif Covid-19.

Tak hanya pasangan suami istri ini, kedua anak mereka juga terdeteksi positif Covid-19 setelah menjalani swab tes antigen di Polsek Pamulang, Senin (17/5/2021).

Kapolsek Pamulang, Kompol Sujarwo menjelaskan sang kepala keluarga berinisial AM ini mengaku mudik ke rumah orangtuanya untuk berlebaran.

Baca juga: Positif Covid-19, Arafah Rianti Rayakan Idul Fitri di Wisma Atlet: Lebaran Cuma Sampai Jam 9 Doang

Baca juga: Kesedihan Lebaran, Orangtua Paula Verhoeven Terpapar Covid-19, Sang Ibu Sesak Nafas Dibawa ke RS

Ilustrasi virus corona atau covid-19
Ilustrasi virus corona atau covid-19 (freepik)

Dan benar saja, setelah kedua orangtua AM juga terbukti positif Covid-19 setelah melakukan swab tes PCR.

"Dia ke rumah orangtuanya yang positif (Covid-19," ujar Sujarwo dikutip dari Surya.co.id.

Alhasil satu keluarga tersebut diminta untuk isolasi mandiri mencegah penularan semakin meluas.

Sementara itu, 6 orang lain dari dua keluarga yang juga asal Pamulang Barat, Tangerang Selatan terpapar Covid-19 akibat mudik lebaran.

Dua keluarga tersebut terdeteksi Covid-19 setelah menjalani swab test antigen di Mapolsek Pamulang, Senin (17/5/2021).

Baca juga: MOHON Doa, Arafah Ungkap Fatin Shidqia Pakai Alat Bantu Pernapasan Karena Covid-19, Wajah Pucat

Kini akibat mudik dan melalaikan protokol kesehatan, silaturahmi Idul Fitri justru berakibat fatal.

Tak hanya anak-anak, orangtua berusia lansia juga akhirnya terpapar virus ganas tersebut.

Untuk itu tetap waspada Covid-19 di mana pun berada.

Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan yang ada.

NEKAT Mudik, Lebih dari 4 Ribu Pemudik Positif Covid-19, Batal Ketemu Keluarga, Berakhir Diisolasi

Sebelumnya kasus lonjakan Covid-19 akibat mudik juga sudah terjadi saat menjelang lebaran.

Tak main-main sebanyak lebih dari 4.000 pemudik terindentifikasi positif Covid-19.

Niat hati pulang kampung bertemu keluarga, ribuan pemudik ini justru harus menjalani isolasi mandiri lantaran positif Covid-19.

Hal ini diungkap Menko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto mengungkapkan total ada 4.123 pemudik positif Covid-19.

Jumlah ini didapatkan lewat tes Covid-19 secara acak di sejumlaj pos penyekatan mudik.

Baca juga: KISAH-kisah Nekat Pemudik Meski Dilarang Pemerintah, 6 Hari Jalan Kaki, hingga Sembunyi di Bak Truk

Baca juga: SESAL Pemudik Nekat Pulang Kampung, Lolos Penyekatan, Kini Terancam Lebaran di RS Karena Covid-19

Seorang pria nekat mudik, sembunyi di dalam mobil boks saat terjaring di Pos Penyekatan Gentong, Tasikmalaya, Kamis (6/5/2021).
Seorang pria nekat mudik, sembunyi di dalam mobil boks saat terjaring di Pos Penyekatan Gentong, Tasikmalaya, Kamis (6/5/2021). (Istimewa via Tribun Jabar)

Hasil tersebut didapat dari tes Covid-19 yang diikuti oleh lebih dari 6.000 pemudik.

"Pengetatan (larangan mudik) oleh Polri di 381 lokasi dan Operasi Ketupat.

Jumlah pemudik random testing dari 6.742, konfirmasi positif 4.123 orang," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (10/5/2020), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Alhasil impian pemudik untuk bertemu keluarga pun pupus.

Sebanyak lebih dari 1.000 orang wajib menjalani isolasi manditi.

Sementara untuk 75 orang lainnya dirawat di rumah sakit.

Selain itu Menko Perekonomian ini juga menyebut lebih dari 41.000 kendaraan dipaksa putar balik.

"Ada sekitar 41.097 kendaraan yang dipaksa putar balik ke rumah asal.

Sementara itu, 306 travel gelap telah ditindak" ungkapnya lagi. (TribunStyle.com/Octavia Monalisa)

#Covid-19 #mudik

 
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
virus coronaCovid-19Octavia Monalisa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved