Breaking News:

KISAH-kisah Nekat Pemudik Meski Dilarang Pemerintah, 6 Hari Jalan Kaki, hingga Sembunyi di Bak Truk

Larangan mudik lebaran 2021 tidak diindahkan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Berikut 5 aksi nekat para pemudik di tengah adanya larangan.

Editor: Dhimas Yanuar
TribunJabar.com/Andri M Dani
Dani dan Masitoh yang viral mudik jalan kaki dari Gombong ke Bandung 

TRIBUNSTYLE.COM - Larangan mudik lebaran 2021 tidak diindahkan oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Di mana diketahui larangan mudik lebaran dikeluarkan pemerintah Indonesia sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Namun, masih banyak masyarakat yang nekat mudik, bahkan dengan cara-cara yang tidak wajar.

Baca juga: TERKUAK Pria yang Mudik Jalan Kaki Bawa Anak Istri Bohong, Suka Buat Masalah, Ibu: Saya Malu Banget

Baca juga: SESAL Pemudik Nekat Pulang Kampung, Lolos Penyekatan, Kini Terancam Lebaran di RS Karena Covid-19

Berikut 5 aksi nekat para pemudik di tengah adanya larangan, dihimpun Tribunnews dari berbagai sumber:

1. Jebol Barikade Penyekatan Kedungwaringin

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, pada Minggu (9/05/2021) pukul 22.40 WIB.
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, pada Minggu (9/05/2021) pukul 22.40 WIB. ()

Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor nekat menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, pada Minggu (9/05/2021) pukul 22.40 WIB.

Bahkan sepeda motor nekat melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, menjelaskan, petugas telah berusaha keras untuk menghalau para pemudik di titik penyekatan Kedungwaringin.

Akan tetapi banyak sepeda motor nekat melawan arah membuat arus kendaraan tidak bisa bergerak.

"Guna mengurai kemacetan kami membuka pos penyekatan,” katanya.

Petugas kewalahan lantaran terjadi kemacetan parah yang disebabkan oleh sepeda motor sepanjang 5 kilometer (km).

Petugas awalnya meminta putar balik para pemudik yang 'ngeyel' namun hal tersebut tak diindahkan, bahkan pemudik memaksa untuk melewati pos penjagaan.

Diberitakan Wartakotalive.com, bahkan ada pemudik yang juga nekat melawan arus.

Hingga akhirnya pihak kepolisian membuka barikade penyekatan tersebut, agar situasi tidak semakin parah.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved