Kenali Penyebab Bulu Kucing Peliharaan Rontok serta Cara Mencegah dan Mengobatinya
Kenali penyebab bulu kucing peliharaan rontok dan simak cara mencegah serta mengobatinya.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Suli Hanna
Ini bisa menjadi tanda bahwa si kucing menderita penyakit kulit yang umum atau bahkan dermatofilosis, meskipun kondisi ini jarang terjadi pada kucing.
Selain itu, parasit, seperti kutu dan tungau, dapat menyebabkan gatal, peradangan, dan lesi yang juga dapat menyebabkan bulu rontok.
Kucing bisa menjadi alergi terhadap kutu jika menggaruk cukup keras hingga mengiritasi kulit atau menggigit dan mencabut bulunya.
2. Masalah Emosional dan Perilaku
Gangguan saraf yang muncul dalam masalah perilaku seperti perawatan berlebihan dapat menyebabkan bulu kucing rontok.
Namun, ini sulit untuk didiagnosis.
Setelah masalah medis lainnya teratasi, hal ini dapat ditentukan sebagai penyebab kerontokan bulu kucing.
Dalam beberapa kasus, obat modifikasi perilaku dapat diresepkan oleh dokter hewan.
3. Fisik Sakit
Nyeri dapat menjadi penyebab lain kerontokan bulu pada kucing, misalnya nyeri otot atau sendi bawah kulit.
Untuk meredakan rasa sakit, kucing mungkin terus menjilati area tersebut.
Bulu rontok mungkin juga merupakan efek samping dari penggunaan beberapa obat.
Pangobatan Kucing Bulu Rontok
Untuk mengobatinya, kamu perlu datang ke klinik hewan untuk didiagnosis.
Langkah pertama adalah mengambil sampel dari permukaan kulit untuk diperiksa sehingga diketahui penyebab infeksi seperti tungau, ragi, dan bakteri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-kucing-garuk-garuk.jpg)