Lebaran 2021
Bacaan Doa Akhir Ramadhan dan Takbiran Malam Idul Fitri Pendek dan Panjang, Lengkap Arab dan Latin
Inilah bacaan doa akhir Ramadhan dan takbiran malam Idul Fitri pendek maupun panjang, lengkap lafaz Arab, latin serta artinya.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah bacaan doa akhir Ramadhan dan takbiran malam Idul Fitri pendek maupun panjang, lengkap lafaz Arab, latin serta artinya.
Ramadhan 2021 telah sampai pada ujungnya.
Esok hari, umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Sebagaimana hasil keputusan sidang isbat pada Selasa (11/5/2021), 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.
Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, ada beberapa doa yang bisa dibaca umat Islam.
Doa akhir Ramadhan ini berisi tentang harapan bisa kembali bertemu pada Ramadhan tahun depan.
Baca juga: Bacaan Takbir saat Idul Fitri 1442 H dan Artinya, Dilengkapi Sunnah sebelum Sholat Id
Baca juga: Inspirasi Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021, Cocok Dibagikan di Medsos
Melansir Tribunnews.com dalam artikel Bacaan Doa Akhir Ramadhan dengan Lafal Latin dan Arti, agar Bisa Berjumpa Ramadhan Tahun Depan, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum dan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Ayang Utriza Yakin, menuliskan doa akhir Ramadhan.
Inilah doa akhir Ramadhan yang dibagikan Ayang Utriza Yakin lewat akun Twitter-nya, @Ayang_Utriza, tahun lalu.
Doa Akhir Ramadhan
Ulama mengajarkan membaca doa di hari akhir Ramadan:
اللهم لا تجعله آخر العهد من صيامنا إياه، فإن جعلتَه فاجعلني مرحومًا، ولا تجعلني محرومًا
Allôhumm lâ taj’alhu âkhirol ‘ahdi min shiyâminâ iyyâhu, fa’in ja’altahu faj’alnî marhûman, wa lâ taj’alnî mahrûman.
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadan ini Bulan Ramadan terakhir dalam hidupku.
Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadan terakhir bagiku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku orang yang Engkau murkai."
Bacaan Takbiran Malam Idul Fitri
Lebaran tahun ini agaknya masih sama dengan tahun kemarin, dalam suasana pandemi.
Meski demikian, semestinya itu tak jadi penghambat dalam merayakan Hari Kemenangan dengan penuh gembira dan keberkahan.
Seperti biasa, pada malam hari sebelum Idul Fitri, umat muslim menyemarakkannya dengan mengumandangkan takbir.
Adapun kumandang takbir disunahkan Rasul untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Bacaan Takbir Pendek
اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ
Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd
Artinya: "Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar, Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.
Lafaz tersebut mengacu pada apa yang disandarkan kepada Ibn Mas'ud, Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib."
Bacaan Takbir Panjang
اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.
Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal - kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku
Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.
Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
Artinya: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.
Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.
Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-muadzin-kumandangkan-adzan-009.jpg)