Breaking News:

POPULER Cara KRI Rigel Berhasil Temukan KRI Nanggala 402, Lewat Pemindaian Teknologi Canggih Ini

Simak profil KRI Rigel yang berhasil menemukan KRI Nanggala-402 lewat upaya pemindaian. KRI Rigel ini berbeda dari kapal perang lainnya.

Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNNEWS/HERUDIN
KRI Rigel-933 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/5/2015). Alutsista baru TNI AL buatan Perancis yang diklaim berteknologi paling canggih se-Asia dalam survei dan pemetaan bawah laut tersebut tiba di Jakarta setelah berlayar selama 50 hari dari Perancis. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sejak hilang kontak Rabu (21/4/2021) dan dinyatakan tenggelam, KRI Nanggala-402 berhasil ditemukan pada Minggu (25/4/2021).

Sebanyak 53 awak KRI Nanggala-402 pun dinyatakan gugur.

Diketahui, penemuan KRI Nanggala-402 di kedalaman 838 meter ini tak lepas dari peran KRI Rigel.

Baca juga: BUKTI Peduli Hotman Paris, Siap Biayai Anak yang Hadang Ayah Tugas di KRI Nanggala: Sedih Melihatnya

Baca juga: POPULER Detik-detik KRI Nanggala Tenggelam di Dasar Laut, Terbelah Jadi 3 Bagian, Ini Foto-fotonya

Dilansir Tribunnews, KRI Rigel menemukan kapal selam buatan Jerman ini lewat upaya pemindaian.

"KRI Rigel telah melakukan pemindaian secara lebih akurat di lokasi tersebut menggunakan multibeam sonar dan magnetometer," ungkap Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu.

Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m, menunjukkan bagian lambung dari kapal selam yang tenggelam.
Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m, menunjukkan bagian lambung dari kapal selam yang tenggelam. (Dok. TNI AL)

"Telah menghasilkan citra bawah air yang lebih detail. Telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402," imbuhnya.

Bagian KRI Nanggala-402 yang ditemukan adalah kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selang timbul, serta bagian kapal lain termasuk baju keselamatan awak.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," pungkas Hadi.

Profil KRI Rigel-933

TNI Angkatan Laut (TNI-AL) akan mengoptimalkan KRI Rigel dalam pencarian black box Cockpit Voice Recorder (CVR), bagian body pesawat serta korban pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat. TRIBUNNEWS.COM/FRANSISKUS ADHIYUDA
TNI Angkatan Laut (TNI-AL) akan mengoptimalkan KRI Rigel dalam pencarian black box Cockpit Voice Recorder (CVR), bagian body pesawat serta korban pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat. TRIBUNNEWS.COM/FRANSISKUS ADHIYUDA (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

KRI Rigel-933 merupakan kapal canggih yang dibuat galangan kapal OCE Les Sables d’Olonne, Perancis.

Dikutip dari majalah Cakrawala Edisi 426 Tahun 215 milik TNI AL, nama Rigel diambil dari istilah astronomi sebagai bintang kedua yang paling bercahaya di rasi bintang, yakni Orion (Waluku).

Orion berwarna biru keputihan dan memiliki kekuatan cahaya sekitar 117 ribu kali luminositas matahari dengan diameter 74 kali matahari.

Dalam bahasa Arab, kata Rigel sering disebut “Rigl awza al-Yusra” yang berarti kaki kiri.

Kapal yang datang di Indonesia pada pertengahan Mei 2015 ini berjenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV).

Memiliki kemampuan dalam melaksanakan survei hidrografi, oseanografi, geofisika, dan perikanan, KRI Rigel-933 berbeda dengan kapal perang pada umumnya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
KRI RigelKRI Nanggala 402KRI Nanggala
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved