Breaking News:

Sederet Karya serta Puisi Radhar Panca Dahana, Kini Sang Pengarang Telah Tutup Usia

Mengenang sosok Radhar Panca Dahana, sastrawan dan budayawan yang meninggal pada usia 56 tahun.

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
Kolase TribunStyle (Kompas/Priyombodo, Facebook Radhar Tribaskoro)
Radhar Panca Dahana membacakan puisi. 

Reporter: Gigih Panggayuh

TRIBUNSTYLE.COM - Mengenang sosok Radhar Panca Dahana, sastrawan dan budayawan yang meninggal pada usia 56 tahun.

Kabar duka datang dari dunia sastra Indonesia.

Radhar Panca Dahana meninggal dunia pada Kamis (22/4/2021) malam.

Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun, sempat dirawat di rumah sakit.

Mendiang dikenal sebagai esais, sastrawan, kritikus sastra, dan jurnalis.

Julukan yang disandang Radhar Panca Dahana memang sangatlah beragam.

Baca juga: Mengenang Sosok Radhar Panca Dahana, Sastrawan dan Budayawan yang Meninggal di Usia 56 Tahun

Baca juga: Mengenang Umbu Landu Paranggi Lewat Barisan Sajaknya, Ini 5 Puisi Karya Sang Presiden Malioboro

Radhar Panca Dahana.
Radhar Panca Dahana. (Kompas/Totok Wijayanto)

Ia pun bergiat sebagai pekerja dan pengamat teater.

Semasa hidup, Radhar Panca Dahana telah melahirkan puluhan esai, karya jurnalis, kumpulan puisi, naskah drama, pertunjukan teater.

Sederet karya Radhar Panca Dahana antara lain:

- Menjadi Manusia Indonesia (esai humaniora, 2002)

- Lalu Aku (kumpulan sajak, 2003)

- Jejak Posmodernisme (2004)

- Cerita-cerita dari Negeri Asap (kumpulan cerpen, 2005)

- Inikah Kita: Mozaik Manusia Indonesia (esai humaniora, 2006)

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
Radhar Panca DahanaGigih Panggayuhsastrawan Indonesiapuisi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved