Apa Hukum Berfantasi dan Mimpi Basah di Siang Hari Saat Berpuasa? Habib Husein Ja'far Beri Jawaban
Habib Husein Ja'far memberi penjelasan terkait hukum mimpi basah dan berfantasi di saat berpuasa, simak penjelasan berikut ini.
Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Dhimas Yanuar
Reporter: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Habib Husein Jafar memberi penjelasan terkait hukum mimpi basah dan berfantasi saat berpuasa, simak penjelasan berikut ini.
Umat Islam diperintahkan untuk menahan hawa nafsu saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, termasuk nafsu makan, minum, dan berhubungan badan.
Lalu bagaimana dengan hukum mimpi basah ketika sedang berpuasa di bulan Ramadhan?
Apakah mimpi basah membatalkan puasa?
Habib Husein Jafar memberikan penjelasan mengenai hukum mimpi basah dan berpantasi disaat puasa di bulan Ramadhan.
Melalui kanal YouTube CAHAYA UNTUK INDONESIA, Habib Husein Jafar menuturkan, mimpi basah merupakan sesuatu yang berasal dari luar diri kita yang memang itu karunia dari Allah SWT.
Baca juga: Ramadhan 2021, Ini Cara Mengoptimalkan Ibadah Menurut Quraish Shihab dan Habib Husein Jafar
Baca juga: Ditanya Hukum Bernapas di Samping Orang Meninggal, Habib Husein Jafar Beri Jawaban Menohok
Menurut Habib Husein Jafar, jika misalnya di siang hari kita mimpi basah, maka hal tersebut tidak membatalkan puasa serta tidak akan mengurangi pahala berpuasa.
"Jika misalkan kita di bulan Ramadhan mimpi basah di siang hari keluar sperma maka puasa kita tetap dilanjutkan," tuturnya dikutip Tribun Style, (23/4/2021).
Namun, jika mimpi basah ketika malam hari kemudian bangun sahur, maka menurut Habib Husein Jafar sahur dalam keadaan zunub atau belum mandi wajib itu dibolehkan.
"Sahur dalam keadaan belum bersuci boleh, tapi menurut Ulama lebih baik mandi wajib dulu baru sahur," ujarnya.
Akan tetapi, kata Habib Husein Jafar, kebanyakan para Ulama berpendapat alangkah lebih baik jika mandi wajib terlebih dahulu baru melakukan sahur.
"Terkecuali jika waktunya mepet minimal kata para Ulama dibasuhlah kotoran bekas spermanya jadi ketika sahur dalam keadaan bersih," tambahnya.
Sementara mengenai hukum syahwat yang datang pada siang hari, menurut Habib Husein Jafar jika tidak sengaja maka tidak apa-apa namun harus langsung di alihkan perhatiannya.
Yang Kedua menurutnya jika sengaja dilakukan dan berfantasi, maka pertama kalau dia tidak sampai keluar spermanya puasanya tidaklah batal akan tetapi pahalanya hangus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/habib-husein-jafar-j.jpg)