Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jumat 16 April 2021, Waspadai Hujan Deras di 27 Wilayah Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (16/4/2021).

Kompas.com
Prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia menurut BMKG 

TRIBUNSTYLE.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (16/4/2021).

Sebanyak 22 daerah diperkirakan berpotensi turun hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang.

Daerah tersebut diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Sementara itu, lima wilayah lainnya diperkirakan diguyut hujan yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.

Seperti dilansir dari bmkg.go.id, Severe Tropical Storm (STS) 'Surigae' terpantau berada di Samudera Pasifik Barat sebelah utara Papua yang bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 kt dan tekanan minimum 992 mb.

Baca juga: BMKG Ingatkan Cuaca, Potensi Banjir, dan Musim Hujan Indonesia Meningkat di Tahun 2021

Baca juga: SEGERA DOWNLOAD Gunakan 4 Aplikasi Ini untuk Mengetahui Peringatan Dini Banjir saat Musim Hujan

Ilustrasi hujan petir
Ilustrasi hujan petir (Istimewa)

Sistem ini secara tidak langsung membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Utara, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua bagian utara, dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Peringatan Dini BMKG Jumat, 16 April 2021: 27 Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem.

Kemudian membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Kalimantan Timur bagian utara hingga Kalimantan Utara.

STS Surigae juga menyebabkan pembentukan Low Level Jet (LLJ) yang memanjang dari perairan utara Papua Barat hingga Samudera Pasifik utara Papua.

Kondisi ini menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di sekitar STS Surigar dan di sepanjang daerah konfluensi dan konvergensi.

Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang di sekitar STS Surigae dan di sepanjang LLJ tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved