Alasan Orang Jepang Tidak Minum Air Di Sela-sela Makan, Ternyata Ini Manfaatnya
Meskipun sulit menahan keinginan untuk minum air di sela-sela gigitan. Berikut beberapa tip yang dapat membantu Anda mengatasinya.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Ika Putri Bramasti
Reporter: Sinta Manilasari
TRIBUNSTYLE.COM - Jika kalian pergi ke restoran, maka kemungkinan akan menerima segelas besar air dengan es dan irisan lemon.
Tetapi di Jepang, kalian mungkin hanya mendapatkan secangkir air yang sangat kecil.
Orang Jepang percaya bahwa air dapat mengganggu "api pencernaan".
Sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk mencerna makanan.
Meskipun tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
Meminum segelas air bersama dengan makanan mungkin lebih berbahaya daripada efek baiknya.
Melansir dari Bright Side, berikut ini penelitian untuk mencari tahu mengapa orang Jepang, memilih untuk tidak melakukannya.
1. Ini mungkin membuat mulut kering
Walaupun terdengar kontradiktif, meminum segelas air saat makan dapat mengeringkan air liur.
Beberapa orang suka menambahkan irisan lemon ke air mereka.
Yang menjadikannya minuman asam yang memengaruhi sekresi air liur.
Karena air liur berfungsi sebagai minuman sehat untuk lingkungan mulut.
Mulut kering dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak menyenangkan, termasuk bau mulut.
Air lemon juga dapat memperburuk kondisi kesehatan tertentu, seperti refluks asam, dan dapat merusak enamel gigi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/minum-di-sela-sela-makan.jpg)